alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Pilbup Lombok Utara, Najmul Akhyar Kantongi SK Dukungan Demokrat

MATARAM-Bupati Kabupaten Lombok Utara (KLU) H Najmul Akhyar dipastikan mengantongi SK Rekomendasi Partai Demokrat. “Sudah ada keputusan bersama antara DPC, DPD, dan DPP,” kata Ketua DPD Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri, Rabu (3/6) lalu.

Sekalipun fisik SK rekomendasi belum terbit karena menunggu tahapan agenda politik partai, namun sudah tidak ada peluang SK rekomendasi berpindah ke tempat yang lain. “Sudah diputusin tetapi belum keluar fisiknya,” imbuhnya.

Selain itu Demokrat masih harus menunggu tahapan resmi Pilkada dari KPU RI. Untuk selanjutnya disesuaikan dengan agenda politik partai. Partai berlambang bintang mercy ini menargetkan SK rekomendasi untuk seluruh kabupaten/kota terbit satu atau dua bulan lagi.

“Kalau SK rekomendasi untuk semua nanti terbit antara Juli atau Agustus,” terangnya.

Adanya komitmen dan kepastian ini membuat Najmul dapat fokus memperkuat komposisi koalisi. Memperbesar peluang memenangkan Pilbup KLU 2020.

Selebihnya daerah lain masih harus menunggu mekanisme dan aturan partai. Termasuk di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) yang muncul kader Demokrat H Ahmad Ziadi harus patuh ikuti mekanisme partai. “Kalau di Loteng itu sudah ada Surat Tugas,” terangnya.

Surat Tugas berbeda dengan SK rekomendasi. Surat tugas berisi beberapa perintah partai ke kader yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2020. Diantaranya mencari pasangan, membangun koalisi, hingga melakukan sosialisasi.

Pemberian Surat Tugas tidak menjamin Bapaslon pasti kantongi SK rekomendasi partai. Tetapi membuka kesempatan lebih besar untuk dapat SK.

Sementara itu, Najmul terus membangun komunikasi politik dengan sejumlah partai. Bupati petahana itu bahkan telah memutuskan berpasangan dengan Sekda KLU H Suardi di Pilbup KLU. “Saya masih bersama beliau (Suardi)” katanya. (zad/r2)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Cegah Korona, Pasar Burung Cakranegara Kekurangan Tempat Cuci Tangan

   Kalau protokol kesehatan sudah diberlakukan di hotel, restoran, pusat pertokoan dan perkantoran, tidak demikian dengan di pasar. Penerapan protokol kesehatan di pasar diakui Lurah Cakranegara Barat I Wayan Swira masih kedodoran

Anak Tak Lulus Zonasi, Orang Tua di Mataram Serbu Dikbud NTB

Protes keras dilayangkan ratusan orang tua calon siswa SMA di Mataram. Mereka mendatangi Dinas Dikbud NTB, meminta kepastian nasib anak mereka. ”Setiap tahun, jalur zonasi ini selalu bermasalah,” kata Suharman, salah satu orang tua, pada Lombok Post, Kamis (9/7/2020).

Pak Wali..!! Kelurahan Cakra Barat Butuh APD Segera

Kelurahan Cakranegara Barat, salah satu wilayah yang berstatus zona merah di Mataram. Tidak main-main. Sebanyak 27 warga kelurahan ini dipastikan positif terinfeksi Covid-19. Warga kelurahan ingin status wilayah tempat tinggalnya keluar dari zona merah. Mereka butuh bantuan pemerintah.

Penanganan Kasus Pernikahan Sejenis Dialihkan ke Polres Lobar

Kasus pernikahan sesama pria  SU alias Mita dengan MU menyeret pejabat yang mengeluarkan rekomendasi dan menerbitkan surat nikah. Yakni  Kepala Lingkungan (Kaling) Pejarakan, Lurah Pejarakan Karya, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ampenan

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks