alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Gerindra Bantah Isu Usulan PAW Mori Hanafi

MATARAM-Nasib H Mori Hanafi setelah dicopot dari kursi Wakil Ketua DPRD NTB, masih menjadi tanda tanya besar. Partai Gerindra, belum juga berkirim surat ke DPRD NTB di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) mana Mori akan ditempatkan.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Utsman Al Khairi dikonfirmasi Lombok Post membenarkan belum ada pembahasan di posisi mana Mori akan ditempatkan.

“Mengenai hal tersebut akan segera kami musyawarahkan dengan ketua DPD dan Pimpinan fraksi,” katanya, kemarin (1/8).

Dikatakannya, DPD Partai Gerindra NTB masih fokus mengawal tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik (Parpol) yang sedang berlangsung.

“Kami belum menggelar rapat untuk itu, kami masih fokus menghadapi pendaftaran dan verifikasi parpol untuk Pemilu 2024,” tekannya.

Namun yang jelas, Ali menjamin pada waktunya akan ada pembahasan dan keputusan DPD untuk diajukan ke DPP Gerindra. Sekaligus menepis kabar Gerindra, sengaja menelantarkan Mori.

Baca Juga :  Jumlah Homestay di KEK Mandalika Perlu Diperbanyak

“Dan apapun keputusannya, saya kira sebagai kader partai, pak MH (Mori Hanafi, Red) akan patuh dan taat,” tegasnya.

Sementara itu, muncul rumor nasib Mori yang akan di PAW (Pergantian Antar Waktu), oleh Partai Gerindra. Dikonfirmasi terkait kabar itu, Ali menjawab normatif.

“Pak MH masih kader Gerindra dan masih menjalani tugas sebagai Anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD provinsi NTB,” pungkasnya.

Sebelumnya, bantahan mengenai Gerindra menelantarkan Mori disampaikan juga Ketua Fraksi Gerindra NTB Sudirsah Sujanto. Menurutnya langkah sejumlah kalangan yang mendramatisir belum terbitnya keputusan DPD Partai Gerindra NTB tentang posisi sebagai tindakan yang hendak mendiskreditkan partai.

“Kalau Pak Mori saja nggak mempermasalahkan persoalan ini, kenapa kita harus meributkannya?” kata Sudirsah.

Sebagai Ketua Fraksi, dirinya pun berharap bahwa persoalan tersebut jangan terlalu didramatisir.

Baca Juga :  Lama Vakum, DPRD NTB Kembali Bahas Ranperda Kode Etik dan Tata Beracara

“Belum ada 1 x 24 jam Pak Mori turun dari Wakil Ketua DPRD, tapi sudah distigmatisasi diterlantarkan, sangat keliru itu,” ujarnya.

Mori Hanafi diberhentikan secara hormat dari posisi Wakil Ketua DPRD NTB berdasarkan Keputusan Dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri Nomor: 161.52/4913/OTDA tertanggal 15 Juli 2022.

Kemudian, hanya lantaran DPD Partai Gerindra NTB belum memutuskan penempatan Mori di AKD DPRD NTB.

Sudirsah menegaskan, penempatan Mori di Komisi atau AKD DPRD NTB sepenuhnya urusan internal Gerindra. Selayaknya semua pihak harus menghormati hal tersebut.

“Kami juga saat ini tengah bersiap menghadapi Rapimnas Partai di DPP Partai Gerindra awal pekan depan. Semua pengurus di DPD Partai Gerindra NTB lagi turun ke bawah. Mengonsentrasikan waktu, tenaga, pikiran, dan kegiatannya untuk persiapan verifikasi partai,” tandas Sudirsah. (zad)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/