alexametrics
Kamis, 26 November 2020
Kamis, 26 November 2020

Teguran Bawaslu Lombok Utara, NADI Sekali, JODA Tiga Kali

TANJUNG-Bawaslu Lombok Utara sudah mengeluarkan surat teguran pelanggaran kampanye. Tiga kali untuk pasangan Joda (Djohan-Danny) dan satu kali untuk pasangan calon Nadi (Najmul-Suardi).

”Sudah empat kali,” kata Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto, kemarin (2/11).

Surat teguran itu diberikan pada pasangan calon yang melanggar protokol Covid-19. Diberikan pada saat tim masing-masing Paslon melakukan kampanye.

Alhamdulillah masing-masing tim pemenangan melaksanakan surat peringatan itu. Misalnya kelebihan jumlah massa dalam kampanye, maka kelebihan itu dikeluarkan,” jelas dia.

Hingga saat ini, belum ada kampanye yang dibubarkan kepolisian.

”Dalam hal melanggar protokol Covid-19 ini ada sanski yang diberikan,” ujar dia.

Jika nantinya paslon dan tim banyak tidak mengindahkan peringatan Bawaslu, akan menjadi temuan dan dikaji. Itu dinilai menjadi pelanggaran administrasi yang akan disampaikan ke KPU.

”Jika itu kita berikan ke KPU, sudah jelas sesuai aturan KPU maka tiga hari tidak akan melakukan kampanye,” jelas dia.

Ia menambahkan, animo masyarakat yang tinggi sehingga melebihi jumlah tidak bisa menjadi alasan. Pihaknya akan tetap melaksanakan aturan.

”Jadi berapa jumlah peserta sudah jelas,” tegas dia.

Sesuai aturan, setiap kampanye harus mengedepankan protokol kesehatan. Jika tidak dilakukan, Bawaslu akan langsung memberi surat peringatan.

”Kami punya Pokja kaitannya dengan ini, mulai dari KPU, Bawaslu, kepolisian, bupati dan TNI,” tandas dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

La Nyalla Dorong Promosi MotoGP Harus Digencarkan

”Kalau ada gambaran utuh, entah melalui tayangan video, infografis, dan konten lain mengenai manfaat dan untungnya pembangunan, pasti dukungan masyarakat semakin kuat,” jelas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sebut Kerja Sama Pemprov-PT GTI Kontrak Jahat, Dewan Minta KPK Turun

”Harus KPK masuk. Melakukan penelusuran, penyelidikan kenapa bisa terjadi seperti itu,” kata Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, Rabu (25/11/2020).

Sepi Pembeli, Perajin Gerabah Banyumulek Terpaksa Alih Profesi

”Awal Korona pesanannya membludak sekali. Sekarang satu saja kalau bisa  terjual,” ujar Hj Khairunnisa, pemilik toko Banyu Andika salah satu toko pengepul kerajinan gerabah, Rabu (25/11/2020).

Sekolah di NTB Sambut Kebijakan Pembukaan Sekolah

Ditegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Menyongsong tahun depan ini, kami juga akan betul-betul mempersiapkan segalanya,” kata Wahyuni.

Perekrutan PPPK, Honorer Berharap Masa Pengabdian Jadi Tolok Ukur

”Seharusnya, pengabdian yang sudah kami lakukan selama belasan tahun, harus dijadikan tolok ukur kemampuan kami,” tegas dia.

Sejarah Vaksinasi Massal di Indonesia, Upaya Pencegahan Penyakit

Vaksin bukanlah hal baru buat masyarakat Indonesia. Sudah puluhan tahun Indonesia akrab dengan vaksin. Sejarah vaksin di Indonesia secara resmi dimulai tahun 1956, ketika dilakukannya vaksinasi cacar. Pemberian vaksin ini diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang cukup efektif dalam upaya memerangi satu wabah penyakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks