alexametrics
Senin, 25 Mei 2020
Senin, 25 Mei 2020

Pilkada Ditunda 2021, Jabatan Bupati / Wali Kota Cuma 2,5 Tahun

MATARAM-Tiga opsi waktu penundaan Pilkada Serentak tidak diikuti dengan usulan penambahan masa jabatan Kepala Daerah. “Tidak ada,” kata Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman.

Kewenangan KPU hanya memberikan usulan. Tidak mengeluarkan usul penambahan masa jabatan kepala daerah sebagai akibat Pilkada Serentak ditunda. “Jadi yang berkenaan dengan penyelenggaraan Pemilihan saja,” imbuhnya.

Masa jabatan kepala daerah hasil pemilu serentak kemungkinan diatur dalam Peraturan Pemereintah Pengganti Undang-Undang (Perppu). “Atau peraturan turunan dibawahnya yang akan mengatur detail,” ujarnya.

Masa kerja kepala daerah hasil pilkada serentak, masih akan disandarkan pada Undang-Undang (UU) no 10 tahun 2016 tentang Pilkada. Secara jelas di sana disebutkan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 berakhir pada tahun 2024. “Kecuali nanti ada perubahan desain dalam UU, semua tergantung UU,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Politik UIN Mataram Dr Kadri optimis daya tarik Pilkada Serentak tidak memudar hanya karena ditunda sampai 2021. “Saya kira tetap akan banyak peminat, karena yang diperebutkan itu simbol,” katanya.

Alasan pragmatis seperti waktu menjabat tidak akan terlalu mempengaruhi semangat para figur. “Saya rasa tidak terlalu mendominasi,” tekannya.

Apalagi beberapa figur dan Bapaslon sudah ada yang all out sedari awal tahapan Pilkada Serentak 2020 digelar. Hal ini tentu membuat mereka enggan surut mengingat logistik terlanjur banyak yang keluar.

Peluang lainnya, parpol kemungkinan akan membuat tawaran realistis bagi figur yang ingin mendapat dukungan politik. “Mungkin akan ada nego mahar politik dan parpol akan cukup mengerti dengan kondisi tersebut,” pungkasnya.

Tiga opsi waktu penyelenggaran yang diusulkan KPU antara lain 9 Desember 2019, 17 Maret 2021, dan 29 September 2021. Dua opsi terakhir memperpendek masa jabatan kepala daerah menjadi sekitar 2,5 tahun jika pemilu serentak berikutnya digelar 2024. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Covid-19, Seleksi Alam, dan Pentingnya Alat Pelindung Diri

PEMERINTAH memutuskan agar masyarakat harus bisa berkompromi, hidup berdampingan dan berdamai, dengan Covid-19 agar tetap produktif. Suatu keputusan pasti mengandung suatu risiko. Pengambilan keputusan agar...

Pria di Dompu Dibacok Depan Istrinya Usai Salat Subuh

DOMPU-M Ali warga Desa Katua menjadi korban pembacokan usai salat subuh, Sabtu (23/5). Pria 45 tahun ini dibacok di depan istrinya. Korban mengalami dua luka...

Dua Tenaga Medis di Lombok Barat Positif Korona

GIRI MENANG-Dua orang tenaga medis di Lombok Barat (Lobar) terkonfirmasi positif korona. Saat ini, keduanya sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan dalam kondisi...

Kisah Tenaga Medis RSUD Selong harus Berlebaran di Ruang Isolasi Sambil Merawat Pasien Korona

SELONG – "Kami lebaran di sini saja. Selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin.’. Kalimat itu tertulis di dua lembar kertas putih....

Wabah Korona, Kemendagri Optimis Pilkada Serentak Tetap Digelar 9 Desember

JAKARTA--Pemerintah akhirnya menyampaikan sikapnya terkait nasib pelaksanaan Pilkada serentak 2020. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengusulkan agar pemungutan suara tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Plt...

Sehari Bertambah 526 Orang, Korona di Indonesia Naik Menjadi 22.271 Kasus

JAKARTA--Terus Meningkat,  pasien positif Covid-19 di Indonesia masih mengalami peningkatan. Per Minggu (24/5) bertambah 526 kasus baru. Total pasien positif virus Korona di Indonesia...

Paling Sering Dibaca

Dalam Sehari, 10 Bayi dan Balita di Lombok Positif Terjangkit Korona

MATARAM—Jumlah bayi dan balita terjangkit korona di NTB terus bertamah. Jumat (22/5) kemarin sedikitnya lima bayi  dengan rentang usia satu sampai tujuh bulan positif...

Polres Mataram Tembak Komplotan Pembobol Mesin ATM

MATARAM-Jejak pelaku pembobol mesin ATM Wira alias Ceking dan Ibat alias Jarwo terhenti. Mereka diringkus tim opsnal Satreskrim Polresta Mataram, Kamis (21/5).   Mereka tertangkap di...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

Malam Lebaran, Korona NTB Naik Jadi 474 Orang, Tidak Ada Tambahan Pasien Sembuh

MATARAM—Kasus positif korona di NTB kembali merangkak naik. Sabtu (23/5) Pemprov NTB mengumumkan 10 kasus positif baru. Hal ini merupakan hasil  pemeriksaan 73 sampel...

Mulai 1 Juni, Masuk ke Malaysia Dikenai Biaya Karantina Rp 7 Juta

JAKARTA--Dampak pandemi Covid-19, Malaysia memberlakukan aturan ketat. Semua orang yang memasuki Malaysia harus menanggung biaya karantina wajib dan menandatangani surat setuju untuk membayar. Tentunya...