alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Ikut Pilwali Mataram, Selly Ajukan Pengunduran Diri dari PNS

MATARAM-Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) NTB Hj Putu Selly Andayani mundur. ”Saya sudah mundur. Sambil menunggu proses pemberhentian saya cuti dulu tiga bulan,” kata Selly pada Lombok Post, Kamis (2/7).

Ia menjelaskan, surat pengunduran diri dia kirim 23 Juni. Namun masih tetap masuk sampai 30 Juni lalu. Karena proses pengunduran diri harus mendapat persetujuan presiden, maka per 1 Juli ia mengajukan cuti tiga bulan ke depan. ”Sekarang ibu Dede sebagai plt, beliau kabid pemenuhan hak anak,” terang Selly.

Mundur sebagai aparatur sipil negara (ASN/PNS), kata Selly, merupakan konsekuensi yang harus dilakukan setelah memutuskan terjun ke dunia politik. Meski masih bisa menjabat sampai resmi mendaftar di KPU September mendatang. Dia memilih menanggalkan jabatan karir birokrasinya. ”Agar jangan ada fitnah-fitnah,” katanya.

Setelah mundur ia kini lebih leluasa menjalankan agenda-agenda politiknya. Ia pun kini bebas tampil dengan pasangan calonnya TGH Abdul Manan. ”Saya berani (tampil) karena sudah mundur,” ujarnya.

Selly akan maju sebagai salah satu calon wali kota Mataram. Ia berpasangan dengan TGH Abdul Manan. Mereka diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Muhammad Nasir mengatakan, pengunduran diri Selly saat ini sedang diproses. ”Kita ajukan dulu ke pusat,” katanya.

Dengan mundurnya Selly, empat pejabat pemprov yang bertarung di Pilkada serentak 9 Desember telah mundur. Selain Selly, Dewi Noviany, kepala sub bagian tata usaha Balai Pemanfaatan dan Pengamanan Aset Daerah, BPKAD NTB yang maju di Pilkada Sumbawa juga sudah mengundurkan diri.

Dua lainnya H Lalu Saswadi, mantan kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB dan H Lalu Normal Suzana, pejabat Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks