alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Musda Golkar NTB Paling Lambat 31 Juli

MATARAM-Beringin kembali bergoyang. Suhu politik di Golkar NTB memanas. Hal ini menyusul terbitnya surat DPP Partai Golkar yang memerintahkan Musyawarah Daerah (Musda) harus digelar paling lambat 31 Juli ini.

Ketua Harian DPD Partai Golkar NTB H Misbach Mulyadi membenarkan adanya surat masuk dari DPP. “Iya ada surat dari DPP ke DPD provinsi,” katanya, Jumat (3/7).

Dalam surat bernomor SI-2/GOLKAR/VII/2020 berisi instruksi ke 8 DPD provinsi se Indonesia. Termasuk di dalamnya DPD Partai Golkar NTB.

Instruksinya agar DPD provinsi segera merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggarakan Musda Partai Golkar tingkat Provinsi. DPD provinsi harus sudah menyelesaikan agenda Musda paling lambat tanggal 31 Juli 2020.

Surat itu langsung ditandatangani Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jendral Lodewijk F. Paulus tanggal 1 Juli, kemarin.

Dalam surat itu pula, DPD Partai Golkar NTB bersama DPD provinsi lain diminta segera melaporkan persiapan Musda. “Setelah itu (surat masuk) kami di DPD akan rapat. Tapi kami belum tahu kapan rapatnya tergantung pak Ketua dan Ibu Sekretaris,” imbuhnya.

Sebelumnya, agenda Musda NTB dilambari drama politik seru perebutan kursi ketua antara petahana HM Suhaili FT dengan Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. Dua tokoh ini dikabarkan paling berpeluang sebagai ketua DPD Partai Golkar NTB.

Adanya kepastian pelaksanaan Musda membangkitkan lagi diaroma perebutan itu. Setelah beberapa waktu kemarin meredup karena Pandemi Covid-19.

Sekretaris DPD Partai Golkar NTB yang juga ketua panitia Musda NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda saat dikonfirmasi belum menanggapi tentang surat itu.

Pengamat Politik UIN Mataram Ihsan Hamid melihat Musda Golkar NTB tidak hanya membuat kader partai beringin panas-dingin. Tetapi membuat para Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) yang tengah menantikan arah dukungan Golkar ikut berdebar-debar.

Bahkan beberapa partai secara terbuka mengungkapkan masih menunggu hasil Musda Golkar NTB. “Sebagai partai besar Golkar masih memegang kunci,” katanya.

Apalagi bila ketua DPD Golkar NTB benar-benar berganti. Peluang peta politik yang mengkristal di Kota Mataram dan Lombok Tengah misalnya berpeluang berubah.

Deal-deal politik antara Bapaslon dengan partai banyak yang belum terjadi karena menunggu kepastian peta. “Saya fikir banyak yang menahan keputusan politik menunggu momen ini tuntas dulu,” pungkasnya. (zad/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Jumlah Pasien Korona NTB dalam Kondisi Kritis Melonjak Drastis

Semakin banyak pasien Covid-19 masuk ke RSUD NTB dalam kondisi parah. ”Pasien datang sudah dalam keadaan gagal napas,” kata Direktur RSUD NTB dr H Lalu Hamzi Fikri usai meninjau pembangunan rumah sakit darurat khusus Covid-19, Rabu  (29/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks