alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pilwali Mataram, NasDem Jatuhkan Pilihan ke Pasangan HARUM

MATARAM-Teka-teki arah dukungan partai NasDem di Kota Mataram akhirnya terungkap. Partai besutan bos media Surya Paloh itu, memilih mengusung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman atau paket HARUM.

Hal ini terihat usai DPP Partai NasDem memanggil Mohan untuk dimintai komitmen politik sebelum SK diberikan padanya. “Iya betul (ke HARUM),” kata Ketua Bappilu DPW Partai NasDem NTB Ardany Zulfikar, Selasa (4/8).

Keputusan NasDem mengusung paket HARUM sudah melalui proses seleksi ketat. “Sekalipun kami satu kursi tetapi peminatnya Alhamdulillah sangat tinggi,” tuturnya.

DPP telah mempertimbangkan dari berbagai sisi sebelum keputusan dibuat. Salah satunya menggelar survei sampai dua kali — di daerah lain satu kali — untuk memantapkan arah dukungan politik. Hasilnya pasangan HARUM tingkat elektabilitas pasangan HARUM paling tinggi.

“DPP mengkaji dan mendalami hasil survei, komitmen (bapaslon) terhadap partai, dan juga pertimbangan lainnya,” terangnya.

Tercatat empat Bapaslon memperebutkan dukungan NasDem. Selain paket HARUM, ada pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi atau BARU, HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda atau MUDA, hingga Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan atau SALAM.

Berbagai atraksi dan manuver politik dilakukan para kandidat. Salah satunya seperti langkah partai pengusung paket BARU yang berupaya mengikat NasDem dengan membangun Poros Biru. Tetapi upaya politik itu tak cukup efektif membuat NasDem tetap di poros yang di gawangi Demokrat dan PAN tersebut.

Aradany mengatakan SK memang belum terbit. Tetapi arah dukungan partai sudah terbaca. “SK baru terbit sekitar satu minggu lagi,” pungkasnya.

DPP Partai NasDem tetap bersikukuh memutuskan mengusung paket HARUM di Kota Mataram. “Peluang-peluang itu (di baca semua) sehingga dijatuhkan pilihan pada pak Mohan,” bebernya.

Ardany mengatakan keputusan ini sudah jadi domain dan wewenang DPP. DPD bersama DPW hanya diberi kesempatan merekomendasikan maksimal lima pasang. “Sesuai PO nomor 6 tahun 2019, kewenangan DPP untuk merekomendasikan dan meng-SK-kan,” pungkasnya.

Sementara itu, Mohan masih enggan menanggapi kabar NasDem yang akan merapat ke koalisinya. “Belum (ada SK). Sabar,” katanya singkat.

Dengan tambahan dukungan ini pasangan HARUM mengantongi dukungan tiga partai. Sebelumnya paket ini telah mendapat SK rekomendasi dari DPP Golkar dan PPP.(zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks