alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

Iskandar Tegaskan Netralitas Pemuda Muhammadiyah di Pilkada Mataram

MATARAM-Pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Mataram resmi dilantik. ”Alhamdulillah pelantikan berjalan lancar seperti yang kita rencanakan,” kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar, Sabtu (3/10/2020).

Pelantikan Pemuda Muhammadiyah bertepatan dengan momentum politik di Kota Mataram. Meski begitu, Iskandar menegaskan netralitas organisasi yang dipimpinnya. Pemuda Muhammadiyah berdiri di tengah-tengah.

”Tidak ke kanan atau ke kiri. Tetap sebagai pengontrol kekuasaan dan tetap kritis,” ujarnya.

Di waktu bersamaan pula, pelantikan dilakukan di tengah pandemi covid. Ini yang kemudian menjadi alasan kenapa PDPM Kota Mataram mengangkat mengenai meneguhkan semangat kepemudaaan.

Kata Iskandar, kita harus menyatukan semangat yang sama. Sebab tidak mungkin pemerintah bisa seorang diri menyelesaikan persoalan yang ada. Terutama yang berkaitan dengan pandemi covid.

”Kalau tidak begitu, problem yang kita hadapi sekarang tidak bisa selesai dan dilewati,” tuturnya.

Sebagai ketua, Iskandar merangkul seluruh elemen pemuda di pengurus PDPM yang baru. Dari komposisi  di daftar pengurus, terdapat dua orang menyandang gelar doktor. Kemudian hampir setengahnya bergelar magister.

”Sisanya itu praktisi, pengusaha, dan pekerja profesional. Struktur ini menegaskan tema yang kita ambil juga,” kata Iskandar.

Dalam sisa periode kepengurusan, PDPM Kota Mataram berikhtiar untuk fokus pada sektor perekonomian. Iskandar berangkat dari penelitiannya yang berkaitan dengan penyandang masalah sosial. Problem mendasar di perkotaan terkait kemiskinan.

Iskandar mengatakan, Pemuda Muhammadiyah akan tampil untuk berkarya. Bukan lagi di tataran retorika. ”Kita sudah sangat siap untuk terlibat langsung dalam pembangunan kota,” tegas Iskandar.

Fokus PDPM Kota Mataram pada sektor ekonomi, juga tak lepas dari kondisi nasional. Perekonomian Indonesia yang sudah masuk resesi. Sehingga membutuhkan penguatan basis-basis sektor riil, seperti UKM.

”Ada satu kata bijak dalam Bahasa Arab, pemuda harus menunjukkan siapa dirinya, bukan siapa di belakangnya. Pemuda Muhammadiyah akan turut andil membangun sektor riil, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandas Iskandar.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) NTB Muslimin Magenda mengatakan, generasi muda Muhammadiyah jangan jadi generasi instan. Yang suka memotong kompas. Hanya untuk memperoleh kepentingan pribadi, melalui organisasi.

”Itu yang diamanatkan Prof Haedar Nashir. Sebagai refleksi kita. Dahulukan selalu kepentingan organisasi. Perkuat gerakan dakwah dan kapasitas internal Pemuda Muhammadiyah,” kata Muslim.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, besar harapan pemkot untuk Pemuda Muhammadiyah bisa berkontribusi. Apalagi jika melihat komposisi pengurus di periode yang sekarang.

”Dulu itu, kalau doktor itu pengurus pusat, magister jadi pengurus provinsi. Sekarang di Pemuda Muhammadiyah Mataram punya dua doktor. Artinya apa? Ada lompatan yang jauh dan harapan untuk bisa bermanfaat lebih banyak ke masyarakat dan daerah,” kata Martawang. (dit/r3/*)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks