alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Ahmad Muzani Kagumi HBK yang Setia dan Tangguh

GIRI MENANG-Minggu malam (3/3), Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Gerindra, H Bambang Kristiono menerima Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Muzani yang juga Wakil Ketua MPR RI secara khusus menjabarkan sepak terjang HBK dalam membangun kebesaran Gerindra. Hal ini dijelaskan agar seluruh pengurus dan kader Partai Gerindra NTB mengerti betul pengorbanan HBK dalam membangun partai.

Diawal terbentuknya Gerindra 20072008 silam, telah diwarnai dengan pro kontra diantara para pendiri-pendirinya, apakah membentuk ormas atau partai. ”Pertimbangan saat itu, sudah banyak partai, seperti Hanura yang sudah booming dan menampung banyak Jenderal Purnawirawan. Kalkulasi politiknya, sudah tidak ada lagi celah untuk mendirikan partai karena waktunya mepet,” ungkapnya.

Saat itu, HBK justru yang paling lantang menginginkan Prabowo Subianto membentuk partai. ”Akhirnya perjuangan HBK tidak sia-sia, 6 Februari 2008, Gerindra resmi mendeklarasikan diri,” kenangnya.

Ditengah persiapan mengikuti kontestasi Pileg dan Pilpres 2009, HBK mendapatkan tugas khusus melakukan penggalangan diluar struktur. Masuknya tokoh seperti Almarhum Haryanto Taslam, Pius Lustrilanang, serta Desmon J Mahesa disebut hasil kerja keras HBK. ”Itu HBK punya ilmu dan keahliannya,” tambahnya.

Akhirnya Gerindra meraih 26 kursi DPR-RI, melampaui Hanura dengan 18 kursi. ”HBK itu seorang petarung sejati, yang loyalitas dan pengorbanannya untuk Gerindra tidak perlu diragukan lagi,” imbuhnya.

Terkait pencalegan HBK,  Ahmad Muzani menceritakan bahwa sebenarnya HBK bisa melakukannya saat Pemilu 2009 ataupun Pemilu 2014, lalu. Itu tak dilakukan, karena memang ia tak berambisi pada kekuasaan. Namun kini, ketika Prabowo yang meminta langsung, maka ia menjalankannya, semata demi partai dan rakyat di dapilnya. ”Kami semua di DPP memiliki penghormatan yang sangat luar biasa terhadap konsistensi dan kesetiaan HBK ,” ucapnya seraya meminta masyarakat Lombok bersyukur Gerindra mengirim caleg sekaliber HBK. (yuk/r4/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks