alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Peluang Mohan-Ahda, Terbuka!

MATARAM-Peta politik Kota Mataram semakin dinamis. Selama ada kepentingan politik terakomodir maka kesempatan bergabung satu barisan terbuka lebar.

Bila selama ini Ahyar-Mohan terkesan mengarah pecah kongsi, belakangan isyarat berpeluang memperpanjang dinasti terbuka lagi. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan ia punya hubungan emosional yang istimewa dengan H Mohan Roliskana dibanding dengan politisi atau figur lain.

“Apalagi dengan Pak Haji Mohan (sangat dekat), paket saya dari dulu,” kata Ahyar.

Menurutnya peluang meneruskan paket Ahyar-Mohan melalui paket Mohan-Ahda masih terbuka. Belum terkunci sama sekali ke arah pecah kongsi. Saat ini lanjut dia yang paling utama tentu mencari komposisi politik terbaik agar bisa memenangi Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Mataram 2020.

“Semua mau menang, tidak pokoknya-pokoknya (harus berpasangan dengan ini atau itu)” ulasnya.

Ahyar menegaskan daya tawar Ahda realistis. Di posisi pertama atau ke dua semua masih dilihat peluangnya. Karenannya ia pun mengakui saat ini mulai mendorong Ahda untuk maju di Pilwali 2020.

“Kalau didorong ya terus (dari masyarakat)” terangnya.

Namun ia menegaskan dirinya tidak mempersiapkan Ahda secara khusus. Dorongan yang diberikan pun besifat membuka kesempatan bagi dia mengeksplorasi dan mempelajari dunia politik.

Bahkan dari sisi kapasitas ia yakin Ahda mampu. Bila dibanding dirinya yang dulu terjun politik pada usia 27 tahun, Ahda bahkan saat ini lebih tua untuk memutuskan masuk di dalam politik.

“Saya sendiri 27 tahun sudah di DPRD, tapi itu saya ya, dia (Ahda) sudah mau 30 tahun,” terangnya.

Maka secara usia, Ahyar melihat Ahda sudah mumpuni masuk dalam dunia politik. Ia yakin dengan lantar belakang pendidikan anaknya selama ini Ahda bisa jadi belajar cepat dunia politik.

“Di era kemerdekaan bahkan umur 20 sudah (berkiprah di politik)” imbuhnya.

Karenanya sebagai orang tua, ia tak bisa mengekang keinginan anaknya. ia mempersilakan saja Ahda masuk politik bila tertarik. Termasuk juga mulai mengusahakan diri mendekati figur Mohan.

“Ya silakan saja,” tandasnya.

Sebelumnya, saat diwawancara Lombok Post beberapa waktu lalu Mohan pun membuka peluang bagi siapa saja untuk mendampinginya. Tak terkecuali figur Badruttamam Ahda.

“Sekali lagi saya katakan semua peluang masih ada ya,” kata Mohan saat itu. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks