alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Setelah Gerindra dan PPP, Pathul Akan Daftar di Golkar dan PKB

PRAYA-Wakil Bupati HL Pathul Bahri, secara resmi mendaftarkan diri ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Lombok Tengah. Komunikasi-komunikasi politik akan dibangun, guna memperkuat koalisi. Termasuk, dengan partai politik (Parpol) lain.

“Persoalan siapa yang direkomendasikan PPP, itu menjadi kewenangan mereka,” ujar wabup, usai menyerahkan berkas pendaftarannya, kemarin (6/11).

Yang penting, pihaknya telah melewati prosedur dan syarat-syarat yang disiapkan PPP. Orang nomor dua di Gumi Tatas Tuhu Trasna tersebut diantar sejumlah petinggi DPC Partai Gerindra Loteng. Kemudian, diterima Direktur Desk DPC PPP Loteng Martono Zulkarnaen, Sekretaris DPC PPP Loteng Mariadi dan jajaran pengurus DPC PPP Loteng.

Disinggung Lombok Post, bagaimana peluang koalisi Golkar, PKB, PPP dan Gerindra. Wabup berharap, bisa terbentuk dan terbangun kuat, satu kata dan satu langkah. Sehingga, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan bertemu dengan para pimpinan Parpol yang dimaksud. Termasuk, berbicara paket pasangan bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati. “Siapa itu, masih kita jajaki,” cetusnya.

Informasi yang berkembang, Ketua DPC Partai Gerindra tersebut, akan mengambil nama-nama yang akan direstui Yatofa Bodak. Ada tiga nama yang mencuat yaitu, Ferdian Elmansyah putra Bupati Loteng HM Suhaili FT, Ketua DPD II Partai Golkar H Humaidi dan mantan Ketua DPRD Loteng H Puaddi FT.

“Kalau PPP, siap mengusung dan mendukung. Karena, kami tidak menyiapkan calon internal,” sambung Direktur Desk DPC PPP Loteng Martono Zulkarnaen.

Hanya saja, yang diusung dan didukung tersebut, merupakan orang-orang pilihan, memiliki tingkat popularitas dan elektabitas tinggi, atau dikenal dan diterima masyarakat luas. Itu akan diketahui, setelah PPP melaksanakan survei. Hasilnya, menjadi penentu siapa yang mendapatkan kendaraan yang berjumlah enam kursi di DPRD Loteng.

Selain itu, PPP juga akan mendengarkan penyampaian visi dan misi. Kemudian, uji kepatutan. Menurut rencana, para Balon bupati dan Balon wakil bupati akan dipanggil satu per satu. “Diperkirakan, Maret mendatang sudah ketahuan siapa yang diusung, apakah satu nama calon atau satu paket calon,” tutup Martono, yang juga Wakil Ketua DPC PPP Loteng tersebut.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks