alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

PKS Target Naikkan Jumlah Kader dan Kursi di Parlemen

MATARAM— Rakerwil PKS NTB berlangsung sejak Senin (29/3/2021) hingga Rabu (7/4/2021). PKS menargetkan menambah jumlah kader secara signifikan sehingga berdampak meningkatnya perolehan kursi di parlemen.

 

“Pasca Rakerwil ini harus berdampak pada tambah kader, tambah kursi,” tegas Ketua DPP PKS BPW Bali, NTB, NTT H Johan Rosihan dalam penutupan Rakerwil PKS NTB di Aula Kantor DPW PKS NTB, Kota Mataram, Rabu (7/4/2021).

 

Ia menjelaskan, DPP menginstruksikan seluruh pengurus partai bisa bergerak memenuhi target yang ditetapkan. Bila ini dijalankan, maka target PKS untuk menjadi Pemenang Pemilu 2024 akan tercapai.

 

Penambahan kader menurutnya juga harus berdampak dari sisi kualitas maupun kuantitas. Sebab, sistem pemilu yang digunakan adalah sistem dengan suara terbanyak. Untuk penambahan kader ini, sambung Johan, kepada para pejabat publik dan fraksi harus mendapat porsi lebih besar.

 

“Mereka harus diberikan target khusus dan evaluasi untuk proses penambahan kader. Kegiatan-kegiatan reses anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota, DPR RI juga harus berdampak pada penambahan kader yang dibuktikan dengan KTA (kartu tanda anggota, Red),” ucap anggota DPR RI Dapil NTB I Pulau Sumbawa ini.

 

Mengapa ini penting, Bang Johan sapaan akrabnya mengatakan, agar saat proses verifikasi partai politik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak kelabakan atau mengalami kendala berarti.

 

Mengenai target penambahan kursi, sambungnya, berdasarkan amanat munas telah menetapkan target nasional PKS minimal 15 persen perolehan suara. Tak terkecuali wilayah Bali, NTB dan NTT. Artinya, untuk wilayah ini tidak ada daerah pemilihan (dapil) yang kosong di setiap tingkatkan.

 

Di tingkat DPR RI, NTB baru memiliki dua dapil. PKS menargetkan, tambah satu kursi untuk Pulau Lombok. Sehingga NTB ditargetkan pusat meraih tiga kursi di Senayan.

 

“Kita punya sumber daya yang cukup dan hebat, PKS sudah memproyeksikan kader terbaik kita dengan status anggota utama,” tambahnya.

 

Johan menambahkan, agar target-target tersebut tercapai maka ada empat pilar yang mesti dijalankan. Yakni, kader yang kompetible untuk menang, struktur yang kuat, dana yang cukup untuk menang, serta caleg yang dicintai dan mencintai rakyat.

 

“Insya Allah di 2024, kita (PKS) akan menyempurnakan kemenangan itu,” tukasnya.

 

Ketua DPW PKS NTB Yek Agil Al Haddar menambahkan, rakerwil digelar untuk membahas program dan strategi-strategi yang akan dijalankan. Rakerwil kali ini adalah yang terpanjang, karena digelar sejak tanggal 29 Maret hingga 7 April 2021.

 

“Kita ditargetkan DPP, menang pemilu dan pilkada 2024. Merekrut anggota baru partai sebanyak 100 ribu orang atau 10 persen di NTB, secara nasional merekrut satu juta anggota baru,” katanya.

 

Anggota Komisi II DPRD NTB ini menegaskan, sebagai partai pengusung harus bisa mensinergikan program-program yang dibuat oleh partai untuk mewujudkan NTB Gemilang.

 

“Gubernur NTB H Zulkieflimansyah merupakan kader PKS. Karena itu untuk meningkatkan pelayanan PKS kepada masyarakat, perlu mensinergikan program kerja dengan program kerja Gubernur,” tutup Yek Agil. (ewi/r2/*)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks