alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

LabSosio Unram Bikin Survei, Mahally Fikri Tuding Rosiady Berpolitik

MATARAM-Ragam pendapat muncul pada survei Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Kepala Daerah yang digelar Laboratorium Sosilologi (LabSosio) Universitas Mataram (Unram). Ada yang semringah adapula yang meradang.

Partai Demokrat meminta Kepala Program Studi (KaProdi) Sosiologi H Rosyiadi Sayuti tidak berpolitik. “Ingat LabSosio dan Prodi itu lembaga pendidikan bukan lembaga politik,” semprit Ketua DPD Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri, Minggu (5/7) lalu.

Penggunaan LabSosio untuk survei politik dianggap keluar dari tugas dan fungsi sebagai lembaga pendidikan. “Demokrat meminta agar Rektor Unram menegur KaProdi Sosiologi dalam hal ini Pak Ros,” imbuhnya.

Mahally menilai kesalahan fatal dilakukan Rosyiadi karena menggunakan nama LabSosio Unram untuk melakukan agenda survei politik. Dia membandingkan survei nasional diantaranya EF Saifullah Fatah yang memimpin Polmark atau Burhanuddin Muhtadi yang memimpin Indikator tidak pernah membawa nama kampusnya.

Tetapi yang dilakukan Rosyiadi malah sebaliknya. “Mereka akademisi sekaligus ahli, tetapi tidak bawa kampus ke politik praktis tetapi membuat sendiri lembaga survei,” tegasnya.

Mahally menantang Rosyiadi turun ke gelanggang politik. Tidak cuma bermain isu politik di balik dunia pendidikan. “Kalau memang Pak Ros latah berpolitik berhenti jadi dosen, masuk partai saja,” cetusnya.

Lagipula menurutnya, survei yang digelar Rosyiadi tidak pernah akurat. Pimpinan pondok pesantren Al Kamal, Tibu Piling, Narmada itu menuturkan bila Rosyiadi pernah menggelar survei di Pileg 2019. “Metode yang digunakan lazim, survei untuk DPRD dapil II dan diberikan pada saya,” tuturnya.

Hasilnya TGH Hasanain di posisi nomor satu. “Sementara saya di nomor lima, Pak Umar Hadi tidak dapat, Farin tidak dapat, tapi coba lihat hasilnya (malah sebaliknya),” sindirnya.

Mahally pun tegas mengatakan tidak percaya sedikitpun pada hasil survei yang dipimpin Rosyiadi. “Jangan bodoh-bodohi masyarakat,” cetusnya.

Demokrat NTB seperti diketahui mendukung Bapaslon H Baihaqi-H Baiq Diyah Ratu Ganefi di Pilkada Kota Mataram. Hasil survei LabSosio Unram, Bapaslon ini ada di posisi empat dengan elektabilitas 4,8 persen.

Ditegaskan Mahally, hasil survei LabSosio Unram sedikitpun tidak mengubah arah dukungan politik Demokrat NTB. “Kalaupun hasilnya itu benar, ini misalnya ya, itu tidak menggambarkan hasil akhir, belum tentu calon lain kalah dengan yang disebutnya nomor satu,” tegasnya.

Hasil survei itu pun dinilai tidak kredibel. “Pertama Lembaga Survei ini tidak termasuk dalam lembaga survei yang punya nama kredibel,” terangnya.

Sudah menjadi ketentuan umum Lembaga survei harus ada izin dari pemerintah. Izin itu menentukan teknis pengumpulan responden dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara di luar banyak yang mengklaim diri sebagai lembaga survei. Tetapi metodologi belum teruji dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Hanya muncul sebagai alat kepentingan politik belaka.

Sedangkan alasan ke dua Mahally meragukan hasil surei LabSosio karena teknis pengumpulan responen.  “Itu melalui proses online,” ulasnya.

Hasilnya dinilai rentan dimanipulasi untuk kepentingan pihak tertentu. Tim survei tidak turun langsung mengontrol dan mengawasi tingkat validasi form virtual ke masyarakat.

Peluang form virtual dimobilisasi untuk kepentingan Bapaslon tertentu sangat terbuka. “Arah kami sudah jelas (ke Bapaslon Baihaqi-Genefi),” tegasnya.

Sebelumnya, Rosyiadi mengatakan survei itu diharapkan dapat memotivasi timses masing-masing Bapaslon lebih getol dalam mengkampanyekan bapaslon yang diunggulkannya. “Jadi ini semacam warning, silakan bekerja lebih baik di tengah pandemi ini,” katanya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Begini Cara Booking Service Online Via Motorku X

”Caranya sangat mudah, semua hanya dalam genggaman saja,” ucap Marketing Sub Dept Head Kresna Murti Dewanto.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks