alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Cemerlang Idenya, Bahagia Warganya, Berkah Kotanya

Pasangan Calon Wali Kota Mataram dan Calon Wakil Wali Kota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan adalah harapan masa depan Kota Mataram yang lebih baik. Pasangan SALAM resmi mendaftar di KPU Kota Mataram Sabtu (5/9) pagi. Memimpin untuk semua golongan, Selly-Manan mendaftar dengan diiringi ribuan pendukung dan parade seni budaya multietnis. Mataram yang Berkah dan Cemerlang kini dimulai.

——————————————————-

 

ANTUSIASME warga Kota Mataram untuk mengantar pendaftaran Selly-Manan luar biasa. Hari masih pagi, tapi mereka sudah tumpah di Jalan Lingkar Selatan, Kota Mataram. Padahal proses pendaftaran baru dijadwalkan pada pukul 08.00 Wita.

Pasangan Selly-Manan berjalan kaki dari Kantor DPD PDI Perjuangan menuju Kantor KPU Kota Mataram di Jalan Lingkar Selatan. Ribuan warga dan pendukung mengiringi. Bersama parade budaya multietnis, di antaranya Bale Ganjur, Rudat, Hadrah, Cilokak, Perkusi dan Barongsai. Masing-masing atraksi seni budaya tersebut mewakili etnis-etnis yang bermukim di Kota Mataram.

Hajjah Selly menggunakan busana khas dengan jilbab hijau dibaluti pakaian putih. Begitu juga TGH Manan, menggunakan busana putih penuh kharisma.

Sedikitnya 5.000 massa pendukung dengan gembira mengawal dan mengelu-elukan pemimpin mereka. Kegembiraan dan keceriaan massa pendukung dan relawan, berbaur dengan pertunjukan seni budaya yang digelar khusus mengiringi pendaftaran.

Sudah tentu, para pendukung Selly-Manan juga menegakkan protokol kesehatan Covid-19. Seluruh warga yang mengantar pendaftaran Selly-Manan mengenakan masker dan juga face shield. Mereka juga membekali diri dengan handsanitizer.

Selly berangkat mendaftar ke KPU sepenuhnya dengan restu sang suami, H Rachmat Hidayat. Anggota DPR RI itu bermunajat ke hadirat Allah SWT. Dipeluknya kemudian sang istri. Lalu keningnya dikecup. Mencium tangan suami dengan takzim, Selly kemudian berangkat ke KPU Kota Mataram diringi doa pada Sang Pencipta.

Di depan KPU Kota Mataram, sebelum memulai proses pendaftaran, Selly-Manan dan ribuan masyarakat yang mengantar pendaftaran tersebut menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Selly-Manan dan seluruh pendukung kemudian sejenak mengheningkan cipta. Berdoa dan mengenang para pahlawan. Termasuk para tokoh yang telah memiliki jasa besar untuk Kota Mataram. Setelah itu, didampingi tim pemenangan, Selly-Manan memasuki kantor KPU Kota Mataram dan memulai prosesi pendaftaran.

 

Parade Budaya         

 

Selama proses pendaftaran, atraksi seni budaya berlanjut di depan kantor KPU Kota Mataram. Soal iringan parade budaya multietnis ini dalam pendaftaran ini sendiri bukan tanpa alasan. Selly-Manan ingin agar kesenian di Kota Mataram bisa terus dilestarikan.

“Sebagai Kota yang penduduknya sangat heterogen, tentu Kota Mataram ini adalah Kota yang kaya seni dan budaya. Hari ini pertunjukan seni budaya ini sebagai penyemangat bahwa kita semua harus bisa melestarikan budaya,” kata Selly Andayani.

Selain itu iring iringan dan atraksi seni budaya itu juga untuk memastikan bahwa pasangan Selly-Manan adalah merangkul semua masyarakat untuk bersama membangun Kota Mataram. Tidak memandang latar belakang etnis dan agama.

Selain parade budaya multietnis, di depan kantor KPU Kota Mataram ada pula atraksi Happening Art. Selly mengungkapkan, hal tersebut dihajatkan untuk memberi hiburan bagi masyarakat dan relawan Selly-Manan yang ikut datang mengiringi pendaftaran.

“Intinya masyarakat terhibur. Apalagi kan sudah banyak kejenuhan masyarakat di masa pandemi Covid 19,” ujarnya.

TGH Abdul Manan mengatakan, keberagaman etnis dan agama di Kota Mataram akan menjadi modal yang kuat dalam membangun kebersamaan sosial di Ibu Kota Provinsi ini.

“Masyarakat kita sangat beragam, heterogen. Nah kebersamaan lintas etnis ini bisa direkat dengan seni dan budaya,” katanya.

Inilah yang kata dia, ditunjukkan oleh pasangan Selly-Manan, bahwa keduanya merangkul semua golongan. “Karena konsep pembangunan partisipatif hanya bisa berhasil jika ada kebersamaan yang kokoh antarmasyarakat,” katanya.

Parade dan atraksi seni budaya multietnis itu juga menunjukan bahwa Pilkada tak melulu soal politik yang kaku dan penuh manuver intrik. Namun harusnya menjadi pesta demokrasi bersama yang santun dan menciptakan kegembiraan dan sukacita bagi warga.

 

Berkah dan Cemerlang        

 

Di tengah proses verifikasi berkas, Selly-Manan kemudian menghampiri ribuan massa pendukung di depan kantor KPU Kota Mataram.

Di atas kendaraan terbuka Selly mengucapkan terima kasih kepada para pendukung yang telah mengantarkan dirinya dan TGH Manan mendaftar.

“Semoga Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa mewujudkan ikhtiar kita. Allahuakbar!” pekiknya.

“Semoga kemenangan ada di paket Salam (Selly-Manan) untuk menunjukkan Mataram yang berkah cemerlang,” imbuhnya.

Sementara TGH Manan memekikkan semangat kepada para para pendukung dan relawan. Ia juga memimpin doa bersama di sana.

“Hari ini kita sudah masuk di KPU. Semoga ikhtiar dan usaha menjadikan Kota Mataram berkah diijabah oleh Sang Maha Kuasa,” ujarnya.

Dalam konfrensi pers di sela pendaftaran, Selly menegaskan, bahwa pihaknya sepakat memberi nama paket SALAM untuk pasangan Selly-Manan.

“Semoga masyarakat Kota Mataram selalu mengingat Salam. Kami ingin mewujudkan Mataram berkah dan cemerlang. Kami didukung dua partai yaitu PDIP dan PKS dengan kuota kursi sudah cukup,” imbuh Selly.

Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin mengatakan, setelah pihaknya melakukan serangkaian penelitian berkas, dipastikan Selly-Manan telah memenuhi dan dinyatakan diterima.

“Berdasarkan pemeriksaan berkas maka KPU menyatakan Paslon Selly-Manan diterima. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dan psikologi,” katanya.

Dari KPU Kota Mataram, warga kemudian mengantar pasangan SALAM dengan berjalan kaki kembali ke Kantor DPD PDI Perjuangan. Pasangan Selly-Manan kemudian mengingatkan seluruh pendukung agar tidak meninggalkan sampah. Seluruhnya dipungut.

Para pendukung juga diingatkan tidak menginjak rumpuh dan taman yang ada di marka jalan. Baik Hajjah Selly dan TGH Manan tidak meninggalkan lokasi sebelum lokasi yang dipadati para pendukung benar-benar bersih dari sampah. Cemerlang idenya, bahagia warganya, berkah kotanya! (kus/Advertorial)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks