alexametrics
Jumat, 4 Desember 2020
Jumat, 4 Desember 2020

UMKM Dihantam Pandemi, Baihaqi Punya “Obat Sakti” untuk Mataram

MATARAM–Calon Wali Kota Mataram H Baihaqi turun mendengar persoalan para pelaku UMKM di tengah pandemi covid-19. “UMKM kita sebenarnya masih mampu berproduksi,” kata Baihaqi, Rabu (7/10/2020).

Tetapi wabah covid-19 ternyata berakibat pada sektor pemasaran UMKM. “Protokol pandemi membuat masyarakat atau konsumen enggan berinteraksi langsung dengan UMKM,” tuturnya.

Di sinilah pemerintah menurut Aqi, sapaan karib Baihaqi, harus hadir. “Benar UMKM kita saat ini butuh dibantu, tetapi pemerintah harus tahu di mana harus hadir,” katanya.

Meminjam istilah dunia medis, pemerintah harus mampu mendiagnosa di mana luka UMKM karena pandemi. “Pemetaan masalah sangat penting untuk memastikan anggaran yang dikucurkan pemerintah efektif dan efisien,” ulasnya.

Pemetaan dan perencanaan harus klir. Sehingga pemerintah dapat membuat program yang tepat. “Jadi program tidak terkesan mubazir,” ulas pria berprofesi sebagai arsitek itu.

Putra buruh bangunan itu melihat pemerintah kota masih lemah dari sisi perencanaan. Sehingga pada situasi tidak ada wabah pun program stimulus UMKM yang digelontorkan, kerap tidak punya dampak maksimal.

Hasil penelurusannya langsung, UMKM di Kota Mataram faktanya masih sanggup berproduksi. Tetapi wabah korona telah membuat pembeli atau warga menjauhi UMKM. “UMKM dan pembeli ini yang harus kita dekatkan lagi, sehingga roda ekonomi dapat kembali berputar,” ulasnya.

Secara teknis banyak cara mendekatkan UMKM dengan pembeli. Diantaranya pemerintah hadir sebagai bagian dari konsumen.

Lalu pemerintah juga dapat menerbitkan regulasi yang membawa angin segar bagi UMKM. “Intinya kita harus support brand lokal,” ulasnya.

Cara lainnya menyediakan fasilitas sesuai ruh peradaban yakni teknologi. “Karena transaksi offline turun, kita bantu UMKM meningkatkan transaksi online-nya,” ulasnya.

Di antaranya menyediakan aplikasi hingga jaringan internet memadai. “Pembeli dan masyarakat kita siapkan jaringan Wifi gratis, bahkan bila perlu perangkat seperti smartphone, sehingga dapat melakukan transaksi online,” ulasnya.

Persoalan masih banyak masyarakat gaptek atau belum terbiasa dengan transaksi online, dapat diselesaikan dengan bekerja sama bersama Perguruan Tinggi negeri dan swasta. “Ini akan menjadi sinergi atau koaborasi yang menarik antara pemerintah dengan laboratorium pendidikan yang alhamdulillah sebagian besar lokasinya di sini,” jelasnya.

Pemanfaatan teknologi hingga berkolaborasi dengan Perguruan Tinggi sekaligus jawaban bagaimana teknis Baihaqi membawa warga kota memasuki era 4.0. “Kampanye kami saatnya Mataram masuk era 4.0 akan kami mulai dengan membawa warga kota bersahat dengan teknologi,” pungkasnya. (zad/r2/adv)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Masukkan Program Mitigasi Bencana dalam Kurikulum Sekolah

Program-program yang dicetuskan pasangan nomor urut 1, H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum) selalu bikin takjub. Salah satunya, memasukkan Mitigasi Bencana dalam kurikulum sekolah.

Industri Kreatif, Solusi Muda Hadirkan Lapangan Kerja

Debat publik putaran ketiga Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram telah selesai digelar. Pasangan HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda tampil maksimal dalam debat pamungkas.

Percepat Pemulihan Ekonomi, HARUM Prioritaskan Penggunaan Produk Lokal

Pandemi Covid 19 telah membuat perekonomian di Kota Mataram melambat. Sejumlah sektor utama yang menjadi tulang punggung perekonomian Mataram mengalami penurunan cukup signifikan.

Kampus Kemungkinan Dibuka Pertengahan Januari

Mulai pertengahan Januari 2021, kampus diizinkan kembali buka. Pada semester genap tersebut, perkuliahan akan menerapkan hybrid learning. Yaitu, kombinasi antara tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan (daring).

Lagi Kader PDIP Ditangkap KPK, Kali ini Bupati Banggai Laut Wenny Bukamo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Banggai Laut, Wenny Bukamo, Kamis (3/12). Tim penindakan KPK mengamankan Kader PDI Perjuangantersebut  sekitar pukul 13.00 WIB.

Survei Indikator, Pathul-Nursiah Unggul di Pilbup Loteng

Hasil survei Indikator sejak 25-29 November lalu menempatkan pasangan calon bupati dan wakil bupati HL Pathul Bahri-HM Nursiah unggul telak dengan perolehan 45,9 persen. Terpaut jauh dari pasangan di posisi kedua.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Debat Pamungkas, BARU Sindir SALAM Takut Pajang Logo PDI Perjuangan

Debat terakhir pasangan calon wali kota dan wali kota Mataram telah berakhir Senin (30/12) lalu. Seluruh paslon telah menyampaikan visi misi dan program kerja jika mereka terpilih memimpin Mataram di periode mendatang.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Selamat! Ini Pemenang Simpedes BRI Periode 1 Tahun 2020

”Mudah-mudahan dengan acara ini, nasabah BRI semakin loyal, semakin berkembang, dan semakin semarak bertransaksi,” tuturnya.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks