alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Setelah Sukiman dan IDP, Suhaili Juga Dipasangkan dengan Mori Hanafi

MATARAM-Mantan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT tengah laris manis jadi tema perbincangan politik NTB akhir-akhir ini.

Politisi humoris itu, oleh publik, tengah dicarikan pasangan yang cocok untuk berpasangan di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024 nanti.

Sejumlah nama kepala daerah disandingkan dengannya. Antara lain Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy dan Bupati Bima Indah Damayanti Putri (IDP).

Terbaru, muncul lagi flyer yang menyandingkan Suhaili dengan politisi kawakan Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD NTB H Mori Hanafi. Paket ini dinamai FATIHA. Akronim dari Fadil Thohir-Mori Hanafi.

Dikonfirmasi atas munculnya flyer itu, Mori menebar senyum khas.

“Pilkada masih terlalu jauh,” katanya, kemarin (7/6).

Mori menegaskan belum mau bicara hal itu. Terlebih Pilgub masih terbilang lama. “Masih 2,5 tahun lagi,” katanya.

Masih banyak waktu untuk berpikir dan mempertimbangkan banyak hal. Sebelum akhirnya keputusan politik diambil untuk karir di masa yang akan datang.

Saat ini Mori ingin fokus menyukseskan agenda besar demi harumnya nama NTB di panggung nasional.

“Saya masih konsentrasi memenangkan NTB sebagai tuan rumah PON,” kata politisi bergestur cerita itu.

Dijelaskannya, NTB memiliki peluang besar sebagai tuan rumah. Setelah menjadi pendaftar satu-satunya bersama NTT mengusulkan diri sebagai Tuan Rumah PON XVIII.

Baca Juga :  Pilgub NTB 2024, PPP Berpeluang Bentuk Poros Ketiga

“Hanya NTB dan NTT (yang mendaftarkan diri sebagai tuan rumah bersama). Namun kita tetap menunggu proses (keputusan) dari KONI Pusat,” pungkas Ketua KONI NTB itu.

Terkait panggung Pilgub, nama Mori Hanafi bukan pendatang baru. Pada Pilgub 2018 lalu, Mori mendampingi H Ahyar Abduh.

Pasangan Ahyar-Mori kala itu menempati urutan ketiga dengan mengumpulkan 637.048 suara atau 24,95 persen. Sedangkan pasangan Dr H Zulkieflimansyah-Hj Sitti Rohmi Djalillah yang selanjutnya terpilih menjadi Gubernur-Wakil Gubernur NTB meraih suara 811.945 suara atau 31,80 persen.

Informasi yang diserap Lombok Post dari sumber terpercaya, pasangan Suhaili-Mori sebenarnya hampir jadi di Pilgub 2018. Namun jelang detik-detik pendaftaran tiba di KPU, terjadi perubahan strategi oleh Partai Pengusung.

Sehingga, flyer FATIHA seperti membawa publik deja vu. Khususnya bagi masyarakat yang mengetahui drama politik 2018 silam.

Terpisah, Pengamat Politik UIN Mataram Ihsan Hamid melihat FATIHA atau SUADAYA (Suhaili-Indah Damayanti Putri), memiliki kemiripan dalam hitungan geopolitik.

“Karena Mori ataupun IDP sama-sama dapat mengelola basis suara Bima yang masuk 4 besar DPT di NTB,” ujarnya.

Tetapi pertarungan, menurutnya akan jauh lebih dramatis bila paket Suhaili-Mori jadi. Ini seperti menggabungkan dua kekuatan politik yang nyaris menang di Pilgub 2018 melawan petahana.

Baca Juga :  Ditanya Nyagub, Begini Jawaban Pathul Bahri

“Peraih suara terbanyak kedua (Suhaili), bergabung dengan peraih suara terbanyak ketiga (Mori). Jadi narasinya menggabungkan kekuatan melawan petahana,” ulasnya.

Pertarungan ini akan lebih terasa mengharu-biru, bila konsultan politik jeli mengelola cerita perjuangan Mori yang penuh rintangan untuk mendapatkan emosi dukungan masyarakat.

“Cerita Mori yang dicopot dari Wakil Ketua DPRD oleh partainya, kalau dikelola dengan bagus, dapat dikonversi menjadi dukungan politik yang besar,” ulasnya.

Hal ini tidak lepas dari karakter pemilih Indonesia termasuk NTB yang melankolis dan suka hal-hal yang dramatis.

“Biasanya yang disakiti yang dihina, itu yang membangkitkan people power, mungkin karena kebiasaan masyarakat Indonesia suka nonton sinetron, jadi tekadnya membela yang tersakiti itu besar. Lihat bagaimana SBY jadi presiden atau Jokowi,” bandingnya.

Hanya saja, satu tantangan besar paket FATIHA dapat memenangkan Pilgub yakni kesiapan logistik untuk membendung besarnya logistik yang dimiliki paket Zul-Rohmi.

“Itu saja, tantangannya. Mesin politik sangat tergantung pada kesiapan logistik,” pungkasnya. (zad/r2)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/