alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Pilwali Mataram, Elite PPP Mulai Satu Suara ke HARUM

MATARAM-Sempat terbelah, arah dukungan PPP di Kota Mataram mulai mengerucut. Elite partai berlambang Kabah mulai satu suara ke pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman atau paket HARUM.

H Muzihir sebelumnya menyebut peluang HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda berpotensi besar diusung PPP. Alasannya saat itu paket ini figur yang tidak terafiliasi pada partai politik sehingga berpeluang dikaderkan.

Tapi belakangan, Muzihir memilih satu suara ke paket Harum. “(Iya sebelumnya Makmur-Ahda) tapi ada ibu ketua,” katanya.

Saat dipertegas arah dukungan PPP di Kota Mataram tergantung keputusan Ketua DPW PPP NTB Hj Warti’ah, Muzihir tak menampik. “Iya tergantung (ibu ketua)” imbuhnya sembari tersenyum.

Hanya saja, Muzihir enggan menyebut terang paket mana yang dipilih Warti’ah. Wakil Ketua DPRD NTB itu hanya menegaskan baru tiga daerah terang arah dukungan PPP.

Pertama Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengusung HW Musyafirin-Fud Syaifuddin.  Kedua, H Najmul Akhyar di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Dan di Bima yang berpeluang besar mengusung Indah Damayanti Putri-Dahlan M Noer. “Karena di sana hanya satu-satu yang mendaftar,” jelasnya.

SK rekomendasi di tiga daerah itu dalam proses pengusulan ke DPP PPP. “Sedang berproses,” terangnya.

Kembali ke Mataram, Muzihir mengisyaratkan lagi bila arah dukungan PPP sangat tergantung Musda Golkar. Dinamika Bapaslon masih berpeluang kocok ulang. “Loh kalau ketua Golkar nanti pak Ahyar, masa anaknya mau dikesampingkan?” celetuknya berkelakar.

Peta dukungan PPP ke Paket Harum memang sudah terlihat dari komunikasi intens. Kedekatan secara emosional antara Warti’ah dengan TGH Mujiburrahman sebagai cucu dari TGH Muhammad Rais.

Belum lagi hubungan politik Golkar dengan PPP di DPRD Kota Mataram dalam satu fraksi. “Itu yang membuat PPP tidak enak hati bila berbeda arah dukungan di Pilwali,” kata Sekretaris DPW PPP NTB Muhammad Akri. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks