alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Hasil Evaluasi MotoGP Mandalika Bahan Persiapan MXGP Samota

MATARAM-Segudang harapan tercurah pada event Internasional MXGP di kawasan Samota, Sumbawa pada 24-26 Juni nanti.

Salah satunya membangkitkan kepercayaan dunia bahwa Sumbawa mampu menjadi tuan rumah yang baik, aman, dan nyaman untuk berbagai event kelas dunia.

“Ini sebuah kepercayaan besar dan saya memberi penghormatan yang besar terhadap kerja Pemprov NTB yang telah mampu meyakinkan pihak MXGP untuk hadir di Sumbawa,” kata Anggota Komisi 2 Bidang Perekonomian DPRD NTB Akhdiansyah, kemarin (8/4).

Kepercayaan itu harus dijawab sebaik-baiknya oleh pemerintah. Mulai dari penyiapan infrastruktur dan pelayanan hingga event selesai digelar nanti, Sumbawa punya kenangan yang manis untuk mendorong masyakat dunia kembali lagi ke sana.

“Kita dituntut serius menyiapkan segala sesuatunya, kemampuan tim teknis atau orang-orang yang terlibat langsung dalam penyiapan MXGP ini akan diuji,” imbuhnya.

Saat ini pemerintah tengah bekerja keras, berkejaran dengan waktu menyelesaikan penyiapan fasilitas dasar. Begitu juga kolaborasi dengan pemerintah daerah dan  stakeholder lainnya.

Politisi PKB itu, meyakini bila segala sesuatunya dipersiapkan dengan baik peluang bagi kawasan Samota semakin mendunia.

Baca Juga :  Polemik Administrasi Utang Pemprov, Dewan NTB Melunak

Terlebih pemprov memiliki pengalaman dari menggelar sejumlah event berskala Asia seperti IATC dan berskala Internasional melalui WSBK dan MotoGP.

Karenanya Yongki, sapaan akrabnya, tidak terlalu khawatir dengan mental pemprov dalam menyiapkan MXGP.

“Saat ini tantangannya hanya di fasilitas, seperti penginapan, transportasi, sedangkan untuk pengamanan, pelayanan, saya pikir pengalamannya sudah sangat banyak,” ulas politisi asal Dompu itu.

Sekalipun berbagai kegiatan skala Asia dan Internasional itu telah digelar di NTB dengan sukses, tapi bukan berarti tanpa catatan yang perlu diperbaiki. Maka momentum MXGP dapat menjadi masukan untuk lebih meningkatkan lagi pelayanan sebagai tuan rumah.

“Tentu kita tidak menginginkan ada persoalan tentang akses informasi, transportasi, dan akomodasi,” harapnya.

Tantangan terbesar MXGP saat ini menurutnya adalah kesiapan infrastruktur. Harus diakui Sumbawa masih kalah jauh dengan Lombok dari sisi fasilitas infrastuktur.

“Aspek kebutuhan dasar seperti, jaringan internet, air bersih, listrik, dan lainnya itu harus bisa segera diselesaikan dengan stakeholder di bidangnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Gugatan Jarot-Mokhlis Mental di Bawaslu NTB

Terlebih waktu yang tersisa sekitar dua bulan. “Saya dengar katanya sirkuit bisa dibangun dua minggu saja, karena tidak memakai aspal segala macam, tetapi aspek yang lain harus dipastikan siap,” tekannya.

Yang lebih penting menurutnya adalah soliditas dan kekompakan tim yang bekerja di balik event ini. Menurutnya ini adalah kunci keberhasilan kegiatan.

“Semua kita harus mendukung kegiatan ini sebagai momen kebangkitan ekonomi NTB lebih baik lagi ke depan,” dorongnya.

Kesuksesan kegiatan  internasional ini akan memiliki efek yang panjang bagi kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi.

Pelibatan pemuda lokal, terus disuarakan anggota DPRD NTB khususnya dari Dapil Sumbawa-KSB.

“Anak-anak muda kita, bisa mengisi peran yang penting menyukseskan acara,” kata Anggota DPRD NTB Dapil Sumbawa-KSB Rusli Manawari.

Politisi PPP itu berharap pelibatan pemuda tidak hanya mengisi peran di tenaga kasar. Tetapi ide kreatif mereka dapat mewarnai dan membuat acara MXGP semakin segar di mata dunia.

“Jangan sampai tidak dilibatkan, apalagi hanya jadi penonton,” tekannya. (zad/r2)

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/