alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

MATARAM-Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Lale Prayatni alias Lale Sileng bukan perempuan kemarin sore. Dia berasal dari keluarga terpandang dan punya gen politik dari sang kekek dan ibu.

Kakek merupakan Bupati Lombok Tengah pertama yakni Lalu Serinata Wira, yang dilantik 15 Oktober 1945. Sementara sang ibu, Lale Suryatni alias Lale Koning merupakan politisi kawakan.

Lale Koning merupakan anggota DPRD Lombok Tengah, DPRD NTB, dan DPR RI. ”Sekian tahun berkarir di birokrasi saya akan kembali juga melanjutkan gen politik dari kakek dan ibu saya,” katanya.

Semangat pengabdian kedua sosok itu menginspirasi Lale ikut membangun Lombok Tengah yang lebih maju. ”Dari sisi kepemimpinan kakek saya orang yang idealis, orang tua saya juga selalu bekerja sesuai aturan,” katanya.

Integritas menurutnya hal utama yang harus dijaga sosok pemimpin saat ini. Sehingga ia bisa berjuang membangun daerah demi kesejahteraan masyarakat.

Kedua sosok itu, lajut Lale, juga mengajarkan makna pemimpin sesungguhnya. Spiritnya menjadi kepala daerah bukan untuk berkuasa, namun pemimpin itu mengayomi dan melayani masyarakat. ”Tujuan kita bagaimana agar masyarakat menjadi sejahtera,” ujar mantan asisten II Setda Lombok Barat ini.

Keinginannya maju sebagai calon bupati, kata Sileng, bukan untuk mencari kekayaan. Dari sisi materi ia merasa sudah sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. ”Kalau mau cari materi, tinggal saya duduk-duduk saja di rumah insya Allah  ada. Tidak berlebih tetapi cukup,” tuturnya.

Ia benar-benar terpanggil untuk maju sebagai calon bupati karena ingin membangun tanah kelahirannya.”Melanjutkan cita-cita kakek saya yang dulu belum sempat tercapai,” kata mantan Kadis Perindustrian dan Perdagangan Lombok Barat itu.

Lombok Tengah saat ini membutuhkan sentuhan tangan perempuan agar pembangunan lebih menggeliat dan dirasakan masyarakat. Sebab hakikatnya pembangunan itu untuk masyarakat. ”Perempuan sudah terbukti mampu memimpin daerah,” katanya. (ili)

 

Siapa Lale Sileng?

  • Nama: Ir Hj Lale Prayatni
  • TTD: Desa Ubung, 15 Agustus 1965
  • Jabatan terakhir: Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lobar
  • Cucu dari Bupati Lombok Tengah pertama Lalu Serinata Wira
  • Putri dari politisi Lale Suryatni (Lale Koning), anggota DPRD Loteng, DPRD NTB, dan DPR RI.
  • Istri dari Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi
- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks