alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Selangkah Lagi Paket NUR SALAM Rebut Tiket Pilbup Sumbawa

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Nurdin Ranggarabani-Burhanuddin Jafar Salam (BJS) tinggal separo langkah ke  Pilbup Sumbawa. “SK DPP PPP sudah kami terima Jumat (7/8),” kata Nurdin, Minggu (9/8).

Dengan demikian 4 kursi sudah dikuasai paket dengan nama NUR SALAM. Masih kurang 5 kursi lagi untuk bisa memastikan tiket ke panggung Pilbup Sumbawa.

Proses NUR SALAM kantongi SK PPP tergolong  kilat. Baru kamis (6/8) DPW PPP NTB terbitkan surat rekomendasi ke DPP PPP, pada kesokan harinya atau Jumat (7/8) SK bahkan B.1-KWK terbit untuk pasangan ini. “Ya ada sedikit dinamika, tapi semua bisa dilalui dengan baik,” ulasnya.

Sekretaris DPW PPP NTB Muhammad Akri mengatakan proses kilat ini tidak lepas dari posisi Nurdin sebagai kader PPP. “Kita memang sangat memperioritaskan kader,” terangnya.

Akri membenarkan bila selain SK, Nurdin telah kantongi form B.1-KWK. “Iya (B.1-KWK),” terangnya.

Seperti diketahui, B.1-KWK merupakan format surat partai yang menjadi akhir dari seluruh rangkaian proses usulan Bapaslon diusung menjadi Calon Kepala Daerah (Cakada). Surat dengan kop inilah yang nantinya akan digunakan daftar di KPU.

Sementara itu, dihubungi terpisah BJS optimis memperoleh dukungan dari Partai Demokrat. Seperti diketahui partai Bintang Mercy itu menguasai 5 kursi di DPRD Sumbawa.

Jika Demokrat mendukung paket NUR SALAM maka syarat minimal 9 kursi di Pilbup Sumbawa dapat dipenuhi. “Demokrat insya Allah aman untuk paket NUR SALAM,” katanya optimis.

BJS mengatakan proses penyerahan SK dan B.1-KWK akan dilakukan secara bersama-sama seluruh Indonesia oleh DPP Demokrat. “Akan diserahkan secara kolektif tanggal 20 Agustus ini,” terangnya.

Paket NUR SALAM telah berproses di Demokrat. Bahkan sudah menandatangani Pakta Integritas sebagai komitmen politik bila terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa.

Terkait peluang dan kesempatan NUR SALAM terima SK dan B.1-KWK, dihubungi Ketua DPD Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri masih belum memberi tanggapan. (zad/r2)

 

 

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks