alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

Bila Akhirnya Kalah, Makmur Jadi Takmir Masjid, Selly Urus Cucu

Siap terima Apapun Hasil Akhir Pilkada

MATARAM—Warga Kota Mataram telah menentukan pilihan di Pilwali Mataram 9 Desember. Hasilnya untuk sementara pasangan H Mohan Roliskana – H Mujiburrahman unggul berdasarkan hasil hitung cepat. Disusul kemudian dengan pasangan Hj  Putu Selly Andayani – TGH Abdul Manan (SALAM) HL Makmur Said – H Badruttamam Ahda(MUDA)  dan H Baihaqi – Hj Baiq Diyah Ganefi (BARU)

Sementara itu, semua calon mengatakan siap menang, siap kalah. “Sangat siap kalau itu (kalah menang). Begitu mencalonkan diri pertama kali, kita harus siapkan diri untuk kalah dan menang. Kalau menang ada rumusnya, dan kalah pun demikian,” ujar Calon Wali Kota nomor urut 3 HL Makmur Said kepada Lombok Post, kemarin (9/12).

Yang jelas, sejauh ini ia melihat pelaksanaan Pilkada Kota Mataram berjalan lancar dan baik. Ia mengapresiasi semua tahapan Pilkada. Apapun hasilnya, pasangan Muda menurutnya menerima.

Makmur menyadari ada empat pasangan calon yang maju di Pilkada Kota Mataram. Dari empat pasangan tersebut, hanya satu yang akan terpilih. Otomatis, tiga pasangan lain harus siap menerima kekalahan.

Yang menjadi catatannya ada dua saksi muda yang ditolak KPPS karena dianggap terlambat datang membawa surat mandat. Ini menjadi catatan yang menurutnya harus menjadi perhatian KPU Kota Mataram. Jangan sampai ada yang merasa dirugikan.

Namun terlepas dari itu semua, Makmur menegaskan dirinya siap menerima apapun hasilnya. “Ikhtiar kami sudah maksimal. Semua tahapan dan segala proses sudah kami lalui,” ucapnya.

Baca Juga :  Reliji Optimis Jokowi-Ma’ruf Menang

Yang terpenting bagi Makmur adalah proses Pilkada berjalan lancar tidak ada kecurangan. “Tapi kami yakin tidak ada (kecurangan). Karena kami juga sudah menempatkan saksi di semua TPS,” lanjutnya.

Makmur pasrah, apapun hasil Pilkada Kota Mataram, itu adalah takdir terbaik yang diberikan Allah SWT padanya. Jika menang, ia yakin Tuhan ingin memberinya kepercayaan. Jika kalah, Makmur juga yakin Tuhan menyayanginya dan wakilnya H Badruttamam Ahda.

“Apapun hasilnya kami terima, itu membuat kami tenang. Ya kalau kalah, tetap jadi takmir masjid. Setidaknya kami sudah berupaya berjuang untuk Kota Mataram,” ucapnya dengan lapang dada.

Senada dengan itu, Calon Wali Kota nomor urut 2 Hj Putu Selly Andayani juga mengaku dirinya siap menerima apapun hasil Pilkada Kota Mataram. “Kalah menang ini hal biasa. Semua calon ini figur yang baik. Yang menentukan itu adalah Allah SWT, semua sudah tercatat di Lauhul Mahfuz,” kata Selly.

Baginya Pilkada Kota Mataram pesta demokrasi. Sehingga harus disikapi dengan riang gembira apapun hasilnya. Namun Selly menekankan ada beberapa hal yang penting diingat siapapun yang memenangkan Pilkada Kota Mataram nanti.

“Ingat pemimpin itu pelayan masyarakat, jangan minta dilayani. Tidak boleh pemimpin hanya bekerja di belakang meja,” tegasnya.

Persoalan di Kota Mataram menurutnya masih kompleks. Ada beberapa hak dasar masyarakat kecil yang belum terpenuhi. “Saya percaya, siapapun yang menang itu adalah kehendak Allah SWT. Kalau kami diberikan kepercayaan, kami akan menjalankan amanah masyarakat sebaik-baiknya. Jika kalah, ya tidak apa-apa. Berarti belum ada takdirnya, saya bisa lebih santai ngurus cucu,” ucap Selly tersenyum.

Baca Juga :  Berkarya Ancam Bawa DPRD Lombok Barat ke Meja Hijau

Sementara itu, Calon Wali Kota Mataram yang saat ini sedang unggul di hitung cepat, H Mohan Riliskana juga mengatakan siap menang dan siap kalah. “Apapun hasilnya, saya terima. Menang maupun kalah. Tidak mungkin dalam sebuah kompetisi hasilnya akan menang semua,” kata Mohan pada Lombok Post, kemarin.

Jika menang, kata dia, ini sudah menjadi pilihan masyarakat. Hal itu patut disyukuri. “Tapi jika kalah, janganlah sampai larut dalam kesedihan,” ungkapnya.

Sedangkan Calon Wali Kota Mataram dari pasangan Baru, H Baihaqi mengatakan, apapun hasil yang ia raih dalam Pilkada ini, adalah suatu yang positif. Dia menuturkan, menjadi calon wali kota saja, baginya sudah seperti memenangkan Pilkada.

“Pada prinsipnya, Pilkada Kota Mataram sebuah momentum. Kontestasi pembelajaran, khususnya anak muda. Jadi ikut dalam kontestasi ini sebuah kemenangan,” tegasnya.

Aqi sapaan karibnya, mengatakan, hasil perolehan suara akan mengacu pada perhitungan KPU. “Nanti kita saksikan sama-sama hasilnya,” kata pria asal Dasan Agung, Kota Mataram ini. (ton/jay)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/