alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Husein Temui Mori

MATARAM-Niat pengusaha muda Husein Hizam ikut Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Mataram 2020 semakin kokoh. Senin (9/9) Lombok Post mendapati ia keluar dari ruangan politisi Gerindra Mori Hanafi.

Seperti diketahui, Mori adalah politisi sarat pengalaman di Partai Gerindra. “Iya betul (sempat bicara tentang pilwali),” aku Mori pada Lombok Post.

Hanya saja Mori menampik bila ia sempat menggurui Husein cara lobi-lobi di Partai Gerinda. Kedatangan Husein ke ruangannya hanya untuk berdiskusi seputar pilwali. Termasuk juga menyampaikan rencanannya yang hanya ingin mengejar kursi nomor dua. “Memang saudara Husein sendiri bilang posisi nomor dua,” terangnya.

Mori sendiri mengaku tetap menjaga jarak yang proporsional dengan semua kader. Termasuk dengan Husein. Mengingat saat ini DPC Partai Gerindra Kota Mataram tengah menggodok beberapa nama untuk dipilih dan diusung di Pilwali 2020. “Saya pikir ia akan realistis (karena memilih posisi nomor dua), bisa dengan Mohan atau Selly,” ujarnya.

Mori mendorong proses penjaringan di internal partai sesuai mekanisme yang ada. Mulai dari tahap sosialisasi, survei, hingga nantinya meminta DPP Partai Gerindra menunjuk salah satu nama dari beberapa figur yang dinilai punya popularitas dan eletabilitas tinggi. “Tinggal kita lihat saja seperti apa perjalanan hasil surveinya,” tandasnya.

Sementara itu, Husein mengatakan masih terus berupaya meningkatkan popularitas dan eketabilitasnya. Memperbanyak turun ke tengah masyarakat, berdisukusi dengan para tokoh hingga dengan ketua partai. “Di DPRD Kota Mataram itu kawan saya semua,” akunya.

Komunikasi ia dan beberapa tokoh partai disebutnya sangat baik. Husein optimis rencana ia maju di Pilwali 2020 bisa mendapat dukungan dari banyak partai politik yang ada di Kota Mataram. “Saat ini paling tidak kita satukan visi dan harapan dulu,” ujarnya.

Terkait pertemuannya dengan Mori, ia mengaku sudah lama tidak bertemu. Sehingga hari itu menyempatkan diri untuk silaturahmi dan berdiskusi ringan. Ia juga sempat memuji sosok Mori yang dinilai konsisten dalam membangun daerah. “Saya sangat apresiasi beliau bisa duduk sebagai wakil ketua,” tandasnya. (zad/r2)

Berita sebelumyaBPJS Mencekik
Berita berikutnyaSatu Bulan Lagi, PKB Punya Calon
- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Desa Rhee Loka Sumbawa, Desa dengan Ketahanan Pangan yang Top

DESA Rhee Loka, Kecamatan Rhee, Kabupaten Sumbawa, merupakan salah satu desa yang ikut dalam lomba Kampung Sehat. Dianugerahi alam yang subur serta air yang mengalir tiada henti, desa ini pun menjadi desa dengan ketahanan pangan yang luar biasa.

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks