alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Satu Bulan Lagi, PKB Punya Calon

MATARAM-Partai Kebangkitan bangsa (PKB) sedang merentangkan jaringnya untuk mendapat figur terbaik. Target mereka di Pemilihan Bupati (Pilbup) Lombok Tengah (Loteng) 2020, menang dan masuk dalam lingkaran kekuasaan.

“Kita fokus jaring di tokoh terbaik NU dan internal PKB dulu,” kata Ketua DPW PKB NTB HL Hadrian Irfani.

Pria yang akrab disapa Ari itu optimis PKB bisa meraih kekuasaan. Salah satu alasannya, ia menyebut Loteng sebagai ibu kota PKB. Dibanding daerah lain, PKB meraih kursi terbanyak di sana dengan enam kursi. “Ada peningkatan sekitar 8 ribu suara di sana dibanding pileg 2014,” ujarnya.

Adanya kenaikan statistik pemilih PKB di Loteng membuat Ari yakin bisa memenangi Pilbup Loteng 2020. Untuk lebih memantapkan lagi figur yang akan diusung PKB menggelar proses pencarian figur yang dinamai uji publik. “Ya dalam satu bulan ke depan hasilnya akan kelihatan,” terangnya.

Ari mengatakan semua kader PKB dan NU disurvei. Termasuk di dalamnya ada nama HL Aksar Ansori, HL Pelita Putra, Prof Masnun Tahir, termasuk juga di dalamnya ada nama dirinya yang ikut disurvei. Di samping juga figur-figur lain.

Disunggung nama HL Pathul Bahri apakah masuk dalam survei, mengingat posisi ketua DPC Partai Gerindra Loteng itu juga Ketua PCNU Loteng, Ari membenarkan nama wakil bupati itu ikut disurvei. Hanya saja, ia mengisyaratkan masih menunggu komunikasi politik Pathul dengan PKB. “Kalau berkenan dengan PKB (tergantung hasil komunikasi politik)” ulasnya.

Figur yang dipilih nanti tidak akan dikunci duduk di posisi nomor satu. Ari mengatakan tidak masalah pula bila sebagai nomor dua. Prinsipnya PKB mau memang. PKB akan mengusung figur yang punya elektabilitas dan popularitas yang tinggi.

“Kalau potensinya hanya sebagai penggembira ya sebaiknya tidak usah diusung, berikan saja (suara PKB) ke figur yang lain,” tegasnya.

Sementara itu, HL Aksar Ansori, salah satu figur yang berpeluang diusung PKB, jauh-jauh telah menyatakan diri siap bertarung di Loteng. Mantan ketua KPU NTB yang kini menjabat sebagai sekretaris PWNU NTB itu, aktif melakukan sosialisasi diri dengan mendatangi banyak tokoh masyarakat dan terjun ke tengah masyarakat. “Komunikasi dengan banyak tokoh baik tuan guru, tokoh politik, tokoh budaya, tokoh birokrasi, dan lain-lain,” terangnya.

Bahkan Aksar sempat melakukan pendekatan dengan Lalu Irham Srigede yang berencana maju di Pilbup Loteng 2020. “Berbagi ide, membangun visi yang sama dan gagasan,” terangnya terkait pertemuannya itu beberapa waktu lalu. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks