alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

DPRD NTB Ingatkan JPS Salah Sasaran Bisa Picu Kericuhan

MATARAM-DPRD NTB terus mewanti-wanti Pemprov NTB, berhati-hati dalam penyaluran bantuan Jaminan Pengaman Sosial (JPS). “Jangan sampai salah sasaran bisa picu punic buying,” kata Ketua Fraksi Partai Gerindra NTB Nauvar Furqani Farinduan, Kamis (9/4).

Panic Buying atau kepanikan masyarakat hingga berakibat memborong logistik dapat menimbulkan goncangan ekonomi. Pemprov harus meyakinkan program JPS-nya dapat melindungi ekonomi daerah agar tak memicu kericuhan.

Terutama di situasi wabah pandemi Korona Covid 19 saat ini. “Punic Buying itu muncul karena justifikasi masyarakat yang pesimis terhadap pemerintah,” ulasnya.

Anggapan liar pemprov akan kesulitan jaga stabilitas ekonomi harus diwaspadai. “Jangan sampai muncul anggapan pemerintah akan kesulitan memberikan security kepada masyarakat,” ulasnya.

Salah satu kunci memastikan stabilitas ekonomi dengan memastikan JPS tepat sasaran. JPS tepat sasaran akan memberi kepastian keamanan daerah terkendali.

Sehingga gejolak sosial dan kericuhan tidak timbul di tengah masyarakat selama wabah korona ini. “Pemerintah juga harus memastikan informasi proporsional khususnya terkait covid 19 ini,” ulasnya.

Penetrasi edukasi harus lebih digencarkan lagi pemerintah. “Baik dari sisi pemahaman, pencegahan, penanganan, dan pemulihan,” ulasnya.

Farin sendiri optimis pemerintah bisa tangani situasi ini dengan baik. “Pemerintah sudah bekerja keras menyelamatkan daerah dan juga masyarakat NTB,” optimisnya.

Jika ada hal-hal yang dinilai masih belum sesuai, Farin menyebut ini hanya soal pengalaman. “Kita semua belum punya penyalaman dalam menghadapi bencana non alam, tapi yakinlah kita bisa lewati ini dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Politisi NasDem Raihan Anwar menilai belum terlambat bagi pemerintah melakukan pendataan masyarakat yang layak menerima JPS. “Gerakan semua OPD terkait untuk mulai mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Pemerintah harus menggunakan data valid dan terpadu di lapangan. Data itu harus mencakup masyarakat miskin dan pekerja informal yang terkena dampak ekonomi akibat wabah. “Yang dikhwatirkan goncangan ekonomi ini kan memicu keamanan daerah,” ulasnya.

Stabilitas keamanan terganggu secara domino akan mengakibatkan kepanikan. Belunm lagi potensi diperuncing dengan isu SARA. “Jangan sampai keamanan daerah terganggu,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Lombok Barat Minta Pekerja Hiburan Malam Jalni Rapid Test

Antisipasi penyebaran covid di tempat hiburan malam bisa lebih ketat. DPRD Lombok Barat (Lobar) mengusulkan para pekerja hiburan malam untuk dirapid test. ”Ini juga masuk bagian protokol kesehatan,” kata Ketua DPRD Lobar Hj Nur Hidayah, Jumat (7/8)

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.
Enable Notifications.    Ok No thanks