alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Pilwali Mataram, MADANI Daftar di NasDem, Siap Penuhi Semua Syarat Partai,

MATARAM-Langkah pasangan H. Semaun Lukman – H Wildan (MADANI) untuk ikut serta di pemilihan wali Kota Mataram (Pilwali) 2020 ini semakin terlihat. Mereka terus menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik.

Kamis (11/6) mereka mendatangi  DPD Partai NasDem Kota Mataram. Mereka menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon dari partai besutan H Surya Paloh tersebut.

”Semua syarat yang diajukan partai, saya sanggup untuk memenuhinya bahkan jika kandidat lain tidak sanggup saya yang akan sanggupi,”kata Lukman.

Motivasi Lukman mencalonkan dirinya sebagai Calon Wali Kota Mataram semata-mata ingin bermanfaat untuk masyarakat kota. “Sebagai ladang ibadah,”tuturnya.

Dalam langkap persiapan ini pasangan Mahdan berencana membagikan 70 ribu paket sembako kepada warga kota yang terdampak korona.

“Motivasi saya untuk ibadah, begitu juga dengan program sembako yang akan dibagikan,”tegasnya.

Terpisah Ketua Bapilu DPW Partai NasDem NTB Ardani Zulfikar, usai menerima pasangan “MADANI” menjelaskan, Sembilan kandidat datang mendaftar ke NasDem.

“Dinamika politik Kota Mataram saat ini memang cukup tinggi,”, ujarnya.

Dijelaskan pendaftaran Balon Wali/Wawali Kota Mataram melalui DPD NasDem Kota Mataram sudah selesai, tahapan saat ini ada di DPW NasDem NTB.

Kandidat Yang sudah direkom oleh DPD NasDem Mataram hanya tiga. Sementara kewenangan DPW menambah  lagi sehingga kandidat yang akan dipelenokan menjadi lima.

“Kandidat yang direkom DPD pun masih fleksibel semua masih bisa berubah” jelas Ardani.

Sementara itu Ketua DPD NasDem Kota Mataram Samsul Bahri, berharap paket MADANI bias memenuhi syarat dan lolos sebagai calon Walikota dan wakil Walikota Mataram.

l” Pasangan ini sangat menarik karena menyatakan visi dan misinya ingin menghibahkan diri untuk masyarakat Kota Mataram dan siap membangun komitmen dengan Partai NasDem,” ujarnya.(man/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Cegah Korona, Pasar Burung Cakranegara Kekurangan Tempat Cuci Tangan

   Kalau protokol kesehatan sudah diberlakukan di hotel, restoran, pusat pertokoan dan perkantoran, tidak demikian dengan di pasar. Penerapan protokol kesehatan di pasar diakui Lurah Cakranegara Barat I Wayan Swira masih kedodoran

Anak Tak Lulus Zonasi, Orang Tua di Mataram Serbu Dikbud NTB

Protes keras dilayangkan ratusan orang tua calon siswa SMA di Mataram. Mereka mendatangi Dinas Dikbud NTB, meminta kepastian nasib anak mereka. ”Setiap tahun, jalur zonasi ini selalu bermasalah,” kata Suharman, salah satu orang tua, pada Lombok Post, Kamis (9/7/2020).

Pak Wali..!! Kelurahan Cakra Barat Butuh APD Segera

Kelurahan Cakranegara Barat, salah satu wilayah yang berstatus zona merah di Mataram. Tidak main-main. Sebanyak 27 warga kelurahan ini dipastikan positif terinfeksi Covid-19. Warga kelurahan ingin status wilayah tempat tinggalnya keluar dari zona merah. Mereka butuh bantuan pemerintah.

Penanganan Kasus Pernikahan Sejenis Dialihkan ke Polres Lobar

Kasus pernikahan sesama pria  SU alias Mita dengan MU menyeret pejabat yang mengeluarkan rekomendasi dan menerbitkan surat nikah. Yakni  Kepala Lingkungan (Kaling) Pejarakan, Lurah Pejarakan Karya, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Ampenan

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks