alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Hari Ini, Gugatan Pileg NTB Disidang

MATARAM-Mahkamah Konstitusi (MK) telah memulai sidang gugatan sengketa Pileg 2019 sejak hari Selasa 9, Juli 2019 kemarin. Dalam rentang waktu itu hingga kemarin, beberapa daerah telah menggelar sidang. Agenda Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) DPR-DPRD dan DPD RI.  Sementara sidang untuk NTB sendiri sesuai rencana akan digelar hari ini.

“NTB akan sidang pada tanggal 12 Juli,” kata Yan Marli, Komisioner KPU NTB Divisi Hukum dan Pengawasan.

KPU NTB sendiri akan mengadapi 10 gugatan. Terkait PHPU DPR-DPRD dan DPD RI. Delapan gugatan dari partai antara lain PBB, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan dua gugatan dari Partai Berkarya.

Sedangkan atas nama perorangan Sopyan Hakim juga menggugat PHPU DPR-DPRD. Satu lagi atas nama perorangan dari Prof H Farouk Muhammad untuk PHPU DPD RI.

“Iya semua diselesaikan hari itu (hari ini, Red),” terangnya.

Total gugatan yang masuk ke MK sebanyak 330 dari seluruh Indonesia. Di mana 10 gugatan datang dari Partai dan atas nama perorangan di NTB.

Sebelumnya, Yan mengatakan pihaknya sudah sangat siap menghadapi gugatan dari partai dan perorangan. Atas hasil rekapitulasi dan penatapan hasil perhitungan KPU NTB pada perolehan Caleg dan DPD RI.

Semua bukti-bukti presidangan telah disiapkan. Optimisme Yan bertambah menghadapi gugatan menyusul dalam catatannya sepanjang KPU NTB menghadapi gugatan perselisihan hasil perhitungan suara, KPU NTB selalu berhasil memberikan argumentasi kuat. Hingga memenangkan persidangan.

“Tentu kami sudah siap,” terangnya.

Terkait hasil gugatan Yan nantinya akan menyampakan hasilnya setelah persidangan usai. “(kalau sekarang) tentu belum (tahu hasilnya),” tandasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks