alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Mencari Pemimpin Loteng Paham Pariwisata

MATARAM-Bursa kandidat calon kepala daerah di Lombok Tengah semakin cair dan dinamis. Nama-nama figur yang dijagokan terus bermunculan. Kalangannya pun lebih berwarna. Dari politisi, birokrat, hingga figur perorangan silih berganti.

Hadirnya banyak kandidat menambah pilihan bagi warga Lombok Tengah dalam mencari pemimpin terbaik lima tahun ke depan. Dari sederet nama birokrat misalnya muncul nama Lalu Sungkul. Pria yang saat ini masih menjabat camat Pujut ini dijagokan bisa jadi kandidat kuat kepala daerah.

“Mudahan (Mudah-mudahan, red),” jawab Sungkul pendek, membalas pesan Whatsapps Lombok Post.

Mantan Kabid Pengembangan Destinasi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Loteng  ini memang lebih irit bicara. Entah karena malu-malu atau strategi, Sungkul lebih banyak bergerak dalam senyap.

Bahkan Sungkul memilih untuk membiarkan publik menilainya. Ia sendiri terlihat lebih nyaman menikmati namanya banyak dibahas publik bakal maju lalu melihat respons selanjutnya. Karenannya saat ditanya tentang persiapan, Sungkul mengisyaratkan tak ada gerakan politik yang istimwa dilakukannya.

“Biasa aja dulu,” ujarnya pendek.

 Tapi bukan berarti ia tak melakukan pemetaan politik. Sungkul mengisyaratkan jika ia saat ini tengah menimbang. Apakah dirinya nanti akan maju melalui jalur independen atau partai.

“Tergantung nanti (partai atau independen) kita lihat peluang aja dulu,” jawabnya.

Selain Sungkul, birkorat dengan latar belakang dunia pariwisata yang menyatakan diri maju HL Muhammad Putrie. Ia juga telah mengambil ancang-ancang untuk ikut bertarung di pilkada 2020.

Dua orang birokrat dengan latar belakang dunia pariwista, setidaknya mengambarkan narasi pembangunan Lombok Tengah ke depan. Lombok Tengah dengan segala potensi alam dan fasilitiasnya saat ini, tak bisa dipungkiri membutuhkan pemimpin dengan spesialisasi di dunia pariwisata.

“Ada KEK, Poltekpar, Puluhan Desa Wisata, situs sejarah, budaya, semua ada di Lombok Tengah,” kata Dr Asrin, Direktur Institute Kebudayaan dan Agama (INSAN) NTB.

Potensi ini butuh pemikiran dan tangan seorang pemimpin yang punya visi dan misi yang kuat. Sehingga Lombok Tengah bisa muncul dengan jati diri dan kekayaan yang ada di dalamnya.

Potensi pemimpin seperti itu, memang tidak hanya ada di figur dengan latar belakang dunia pariwisata saja. “Bisa juga ada di fugur akademisi,” ujarnya.

Pemahaman teoritisnya dinilai sangat penting. Sebagai landasan untuk membangun ke arah yang benar. Apalagi bila ia seorang akademisi yang paham budaya Lombok Tengah. Asrin menilai masyarakat layak mempertimbangkan dan mencari pemimpin dengan latar belakang keilmuan kompleks.

“Lihat, bagaimana Ridwan Kamil membangun kota Bandung dan kini Jawa Barat,” contohnya.

Ia melihat, latar belakang arisitek dan akademisi, dimanfaatkan Ridwan membangun daerahnya. Hasilnya dua daerah yang ia pimpin, mengalami kemajuan yang progresif. Terutama dalam penataan dan penanganan masalah-masalah daerah.

“Kita butuh pemimpin seperti itu,” kata pria asal Lombok Tengah ini. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks