alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Sekda Lotim Incar Wali Kota Mataram

MATARAM-Ada dua figur, birokrat mulai tertarik bertarung di Kota Mataram. Keduanya sama-sama berlatarbelakang Sekretaris Daerah atau Sekda. Pertama ada Rohman Farly, putra asli Kota Mataram yang saat ini Sekda di Lombok Timur.

Lalu yang kedua HL Makmur Said, mantan Sekda Kota Mataram. Bedanya, Farly lebih berani mulai adu wancana. Sementara Makmur, saat ini masih fokus mengumpulkan syarat maju independen.

“Apapun organisasinya, harus dirangkul,” kata Farly, melempar gagasan untuk membangun Kota Mataram.

Sebelumnya, Farly menyebut anak muda di kota, harus diajak menikmati kemajuan kota. Caranya dengan peningkatan kapasitas individu. Kini Farly menawarkan ide juga dengan melibatkan organisasi membangun ibu kota. “Mereka mitra strategis,” imbuhnya.

Dari hasil menyerap aspirasi organisasi, Farly mendapat banyak cerita dan masukkan. Organisasi yang ada di kota saat ini masih berjalan parsial. Belum terkoordinir dengan baik.

“Dilibatkan kalau ada acara pemerintah saja,” tuturnya.

Organisasi-organisasi itupun tidak pernah bisa maksimal menyumbangkan perannya dalam membangun daerah. Karena ruang keterlibatannya yang terbatas. Padahal jumlahnya sangat banyak. Mulai dari keagamaan, peduli lingkungan, seni, kreativitas, hingga hobi anak muda.

“Rangkul dan berikan mereka porsi anggaran yang baik untuk pembinaan,” ujarnya.

Gagasan Farly ini memberi angin segar bagi organisasi yang jarang dapat perhatian pemerintah. Dengan peluang dukungan anggaran yang layak, harapannya ada feedback mereka dalam membangun daerah.

“Biasanya masyarakat urban kota itu SDM lebih baik, lebih mudah ditata,” terangnya.

Banyak organisasi yang ada di pusat pemerintahan, sanggup eksis tanpa campur tangan pemerintah. Dikelola nirlaba dan mengandalkan dana swadaya, tapi tetap punya kontribusi bagi daerah.

“Rugi kalau mereka tidak diajak kerja sama,” cetusnya.

Contoh, komunitas pecinta seni. Mereka membeli cat dan membuat mural di tembok kosong. Farly menilai cara mereka positif. Hanya saja mereka butuh pemerintah utuk memberi wadah agar kreativitas mereka lebih terarah.

“Lihat Bandung, menjadi cantik karena mereka,” bandingnya.

Selain itu, ada komunitas pecinta kebersihan. Mereka bisa digandeng aksi sosialisasi pengolahan sampah di tiap lingkungan. Kehadiran organisasi-organisasi itu bersama pemerintah, menjamin penanganan sampah berjalan partisipatif dan berkelanjutan.

“Ada organisasi literasi, bisa diajak meningkatkan minat baca,” ulasnya.

Berikutnya lagi, Farly melihat pembangunan ruang terbuka hijau cukup banyak di kota. Tapi belum diisi kegiatan positif. Padahal bisa jadi solusi, ditengah turunnya minat publik datang ke perpustakaan.

“Baca buku di tengah taman, tentu menyenangkan,” ujarnya.

Pemerintah bisa siapkan buku. Komunitas yang menjaga. Cara ini secara tidak langsung mendorong peningkatan kualitas SDM masyarakat. Singkatnya pemkot bisa merangkul semua organisasi yang membawa dampak positif.

“Merangkul organisasi sangat menguntungkan bagi kemajuan daerah,” tandas pria yang semakin luas dapat dukungan maju di Pilwali Kota Mataram ini. (zad/r2/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks