alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Makmur-Ahda Goda Berkarya

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (MUDA) nampaknya belum puas dengan koalisi tiga partai yang tengah dibangun. Dualisme partai Berkarya dimanfaatkan untuk menarik partai tersebut itu masuk dalam koalisi partai pengusung.

Bakal Calon Wali (Bacawali) Kota Mataram HL Makmur Said pun bertemu dengan salah satu tokoh penting di partai Berkarya kubu Muchdi Pr. “Dengan Pak H Akhmad Goesra kami bersilaturahmi,” katanya kalem sembari tersenyum, Selasa (11/8).

Makmur berharap Berkarya masuk dalam gerbong politiknya. Setelah sebelumnya berhasil membangun koalisi tiga partai antara lain Gerindra, PKPI, dan PKB. “Komunikasi kami sangat cair dan saya rasa ini langkah yang baik untuk memulai penyamaan visi membangun Mataram,” ulasnya.

Seperti diketahui kubu Muchdi Pr telah menerima SK dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagai kepengurusan sah di partai Berkarya. Kubu ini lantas membatalkan semua SK partai dan B.1-KWK yang diterbitkan oleh kepengurusan Hutomo Mandala Putra atau Tommy Suharto.

Pembatalan itu berakibat Bapaslon H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi yang sebelumnya kantongi SK dan B.1-KWK Berkarya terancam tidak diterima KPU.

Makmur pun optimis kesempatan meraih dukungan Berkarya terbuka menyusul yang diakui kubu Muchdi Pr. Selain itu, alasan Makmur kepincut Berkarya karena punya mesin politik yang kokoh dan militan. “Kami tertarik karena melihat Berkarya salah satu partai yang diisi kader-kader partai yang militan dalam berjuang,” pujinya.

Sementara itu, kubu Tommy bersikukuh SK dan B.1-KWK-nya masih berlaku. Ketua DPW Partai Berkarya NTB H Darmawan mengatakan keputusan Kemenkuham telah dibawa ke Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Darmawan menjamin SK dan B.1-KWK yang diterbitkan Berkarya saat ini diakui KPU. Alasannya karena KPU Pusat belum menerbitkan surat edaran terkait perubahan nama dan pengurus partai Berkarya. “Banyak hal yang membuat SK itu sah,” tegasnya.(zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).
Enable Notifications    Ok No thanks