alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Komitmen Gerindra Dukung Djoda Akbar di Lombok Utara

TANJUNG-DPC Gerindra KLU menggelar rapat internal bersama seluruh jajaran. Turut hadir unsur PAC dan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD KLU, Sabtu (11/7). Rapat internal tersebut juga dihadiri Bakal Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati H Djohan Sjamsu dan Danny Ridawan (Djoda Akbar).

Ketua DPC Gerindra KLU Sudirsah Sujanto mengimbau seluruh kader intens menyosialisasikan pasangan tersebut. Ditegaskan, pasangan ini sudah final diusung Gerindra. ”Melalui proses panjang, kini tinggal menunggu SK DPP yang kemungkinan minggu depan akan turun,” beber dia.

Politisi Udayana itu meminta seluruh kader tidak ragu. Harus maksimal bergerak memenangkan Djoda Akbar. Setelah SK DPP turun, mereka akan dibuatkan pakta integritas.

”Agar mereka berjuang dengan sungguh-sunguh. Kalau mereka santai dan lalai, maka kami terpaksa akan mengajukan PAW,” ancamnya pada anggota dewan.

Calon Wakil Bupati Danny Ridawan berterima kasih telah dijadikan bagian dari keluarga besar Gerindra. Dia juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan.

”Kepercayaan ini akan saya jaga dengan baik dan saya akan berjuang keras bersama seluruh  kader partai untuk membesarkan Gerindra kedepan,” tutur Danny.

Calon Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu menegaskan keyakinannya akan peluang kemenangan. Salah satu alasannya karena dia melihat kesungguhan kader Gerindra berjuang.

”Ini yang saya kagum kepada Gerindra,” puji dia.

Djohan mengatakan, ia tidak pernah ragu atas dukungan Gerindra. Meski pun ada banyak pihak yang meragukan, bahkan mengklaim Gerindra mengusung calon lain.

”Sedikitpun saya tidak  pernah ragu, karena Ketua Badan Pengawas dan Disiplin DPP Gerindra H Bambang Kristiono (HBK) dengan tegas menyampaikan di rumah saya, partai Gerindra sudah final dan beliau akan turun gunung berjuang bersama seluruh kader,” papar politisi PKB itu.

Ia melanjutkan, saat ini ada empat partai yang sudah sepakat mengusung dirinya. Yakni Gerindra dengan lima kursi, PDIP dengan tiga kursi, PKB dengan tiga kursi, dan PKS dengan satu kursi.

”Menyusul Golkar dan Nasdem yang saat ini dalam proses semoga bisa bersama kita. Komunikasi juga intens kami lakukan dengan PBB,” tandas ketua DPC Muhammadiyah KLU itu. (fer/r9)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks