alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Ali: Dinda Seharusnya Tak Tenang

MATARAM-Ragam amatan peta politik di Bima, jelang Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020. Ada yang melihat, bupati petahana Indah Damayanti Putri atau akrab di sapa Dinda, terlalu kokoh di Bima. Adapula yang menganggap, Dinda bukan tidak mungkin dikalahkan.

Pandangan itu, salah satunya diutarakan pengamat politik Dr Muhammad Ali, dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) “Saya rasa peluang selalu ada,” kata Ali.

Dinda saat ini bisa saja merasa di atas angin. Setidaknya, dari belum terlihatnya calon lawan yang secara terbuka, siap menantangnya di Pilbup Bima 2020. Tapi Ali mengingatkan, justru keadaan tentang itu berbahaya. Sebab lawan politik, bisa saja terus membaca kelemahannya dari jauh.

“Seharusnya ia tak tenang dan waspada,” imbuhnya.

Ruang kritik terhadap kinerja Dinda sangat terbuka. Ali mencontohkan misalnya dari sisi capaian pembangunan dan pelayanan publik.

“Kinerjanya masih debatable,” imbuhnya.

Bagaimanapun lanjut Ali, ukuran keberhasilan kepala daerah bukan dari seberapa mampu ia menancapkan pamor ketokohannya di daerah. Tapi seberapa sukses pemimpin membuat trobosan pelayanan publik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Jika ternyata, pembangunan yang ada di Bima masih di bawah capaian daerah lain, maka kinerjanya tak perlu digambarkan amat sempurna. Sehingga, sulit digoyahkan figur lain.

“Itu yang perlu diuji gagasannya,” ujarnya.

Ali bahkan melihat, hadirnya figur Arsyad Gani sebagai calon yang digadang-gadang, berani melawan Dinda di Bima hal yang positif. Semakin banyak calon yang berani menantang nantinya, maka peluang menguji gagasan Dinda terhadap hasil pembangunan, semakin lebar.

“Pak Arsyad saya rasa sosok yang layak didengar gagasannya membangun Bima,” imbuhnya.

Saat ini peta politik di Bima masih sangat cair. Semua kemungkinan masih bisa terjadi. Arsyad misalnya sangat berpeluang didukung partai yang lahir dari rahim Muhammadiyah.

“PAN misalnya,” ujarnya.

Belum lagi, ketokohan Arsyad yang menurut Ali sangat kuat di jejaring organisasi Muhammadiyah. Sehingga semuanya bila diakumulasi akan jadi kekuatan politik Arsyad y yang tangguh, bila benar-benar maju di Bima.

“Beliau pernah duduk di dewan, pernah di birokrasi pemprov, hingga sekarang jadi rektor UMMAT,” ungkapnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks