alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Demokrat Siapkan Satu Nama di Pilwali 2020

MATARAM-Partai Demokrat (PD) sudah punya calon sendiri yang akan diusung di Kota Mataram. Hal ini, disampaikan ketua DPD PD NTB TGH Mahally Fikri. PD rupanya, ogah terus-terus di bawah bayang-bayang petahana atau figur dari partai politik (Parpol) lain.

“Kami sudah punya calon,” kata Mahally.

Hanya saja, maintain Ketut KPU NTB  ini masih enggan menyebut siapa figur yang dimaksud.  Mahally beralasan masih mencari waktu tepat menyampaikan pada publik. Siapa sosok yang akhirnya diusung PD nanti.

“Nanti, iya, tapi nanti,” kelitnya.

PD ingin berstategi dengan waktu. Nama kandidat masih disimpan rapat-rapat. PD cukup beralasan untuk pede mengusung calon sendiri. Mengingat, perolehan empat kursi relatif ideal mengusung figur sendiri.

Sekalipun harus membuka ruang koalisi dengan partai lain demi menggenapi dukungan minimal delapan kursi.

“Segala sesuatu akan tergadai oleh waktu,” imbuhnya puitis, sembari mengulum senyum.

Mahally, memastikan bila figur itu merupakan kader PD sendiri. Hanya saja ia keukuh enggan membocorkan lebih banyak tentang figurnya itu. Bila dilihat dari peluang dan kabar yang pernah berkembang, HMS Kasdiono salah satu yang bisa saja dimaksud Mahally.

Bila ini benar, maka ini akan jadi akhir dari rumor tak sedap antara Kasdiono dengan Mahally yang kerap dikabarkan tak sepaham di kepartaian. Atau ada calon lain?

“Ya pokoknya kader,” tegasnya.

Selain itu, Mahally juga menanggapi kabar bila PD akan koalisi dengan PDIP di Kota Mataram. Menurutnya dalam politik sah-sah saja untuk saling klaim. Pada akhirnya waktu pula yang akan menjawab apakah koalisi dan kesepakatan politik tercapai atau tidak.

Ah? Boleh (dianggap akan koalisi)” jawabnya enteng.

Mahally terus mengamati dinamika politik yang terjadi. Termasuk berbagai wancana pasangan politik yang muncul. Menurutnya semua itu sah-sah saja. Semua akan pasti sesaat setelah pendaftaran pasangan calon di KPU. Dan itu, dinilai masih lama.

“Masih wacana semua, Selly-Ahda itu semua wacana,” kata ia memberi contoh.

Informasi ini, sekaligus menjawab keraguan politik PD beberapa waktu terakhir. Termasuk di Kota Mataram. Saat itu, Ketua DPC PD Kota Mataram HM Zaini mengisyaratkan bila PD kemungkinan tidak akan ikut dalam hiruk-pikuk mengusung calon sendiri di Kota Mataram.

PD ingin fokus mengawal kebijakan pemerintah melalui kursi parlemen.

“Kita kan beda-beda jalur,” kata Zaini.

Ia menganggap pertarungan untuk duduk di kursi DPRD dengan kursi kepala daerah sama-sama sulit dan punya tantangan berbeda. Zaini mengesankan apa yang sudah dicapai PD di Kota Mataram cukup membuatnya puas. Sehingga belum saatnya untuk memikirkan mencari figur yang akan diusung di Pilwali 2020.

“Itu yang dieksekutif kalau nyalon di DPRD belum tentu terpilih,” cetusnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks