alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Pasangan Muda Jadi Harapan Kembalinya Kejayaan Gendang Beleq

Mataram Betabiq dan Creative Hub Lestarikan Seni Budaya

MATARAM-Muda dan peduli. Sosok Calon Wakil Wali Kota Mataram nomor urut 3 H Badruttamam Ahda membawa harapan terang bagi Kota Mataram di masa depan. Figur yang dikenal bersahaja ini diyakini masyarakat, khususnya pemuda akan membawa kemajuan yang pesat jika terpilih memimpin Kota Mataram mendampingi HL Makmur Said.

Itu sebabnya, sejumlah anggota Komunitas Gendang Beleq Raden Nune Kebon Lelang Ampenan menyampaikan aspirasinya pada Ahda.

Dalam pertemuan yang diadakan pekan lalu, Andre, selaku perwakilan Komunitas Gendang Beleq Raden Nune menyampaikan keluh kesahnya. Ia menjelaskan kondisi aktivitas kebudayaan yang berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup Gendang Beleq.

“Gendang Beleq ini membutuhkan ruang dan kegiatan seperti festival untuk terus hidup,” ungkapnya pada Ustad Ahda.

Wadah bagi kehadiran seni budaya khususnya Gendang Beleq di Kota Mataram selama ini sangat minim. Padahal, Gendang Beleq menjadi salah satu warisan budaya yang penuh nilai sejarah dan kearifan lokal. Sehingga, para pelaku seni berharap kejayaan budaya yang tak ternilai harganya ini bisa dilestarikan dan digaungkan kembali.

Menanggapi hal tersebut, Ustad Ahda berjanji akan mengakomodir aspirasi komunitas anak muda itu. Sebab, apa yang disampaikan Komunitas Gendang Beleq Raden Nuna berkaitan erat dengan salah satu dari lima ikhtiar pembangunan yang akan diwujudkannya dengan HL Makmur Said.

“Ini merupakan hal yang akan kami bangun nantinya dalam ikhtiar program Mataram Betabiq dan Mataram Creative Hub,” tegasnya.

Dalam ikhtiar Mataram Betabiq, pasangan Muda akan mendorong revitalisasi kebudayaan dan spiritual yang berkesinambungan. Sedangkan Mataram Creative Hub akan kita bangun sebagai pusat aktivitas kreatif, seni dan budaya untuk masyarakat dan para pelaku kesenian.

Ahda menambahkan, ikhtiar Mataram Betabiq juga dimaksudkan agar masyarakat Kota Mataram semakin memiliki banyak SDM berkualitas. Sehingga, hal tersebut akan berpengaruh juga terhadap kehidupan seni dan budaya.

“Masyarakat Kota Mataram harus menambah SDM yang berkualitas, dengan begitu akan berpengaruh bagus terhadap interaksi seni dan budaya. Sebab lingkungan dengan SDM yang berkualitas pasti melahirkan kesadaran untuk mencintai kebudayaan,” jelasnya lulusan Al-Azhar Kairo Mesir itu.

Pemaparan Ustad Ahda ini pun disambut antusias Komunitas Gendang Beleq Raden Nune. Program Mataram Betabiq dan Creative Hub menurut Andre akan mengembalikan kejayaan Gendang Beleq yang saat ini perlahan mengalami kurangnya apresiasi. Akibat lemahnya interaksi seni dan budaya di Kota Mataram antara masyarakat dan pelaku kesenian.

“Ini yang kita butuhkan. Tempat berkumpul dan kegiatan rutin yang dapat membuat lebih dekat masyarakat dengan pelaku kesenian, khususnya Gendang Beleq,” pungkasnya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks