alexametrics
Senin, 3 Agustus 2020
Senin, 3 Agustus 2020

Adawiyah Ajak Perempuan Melek Politik

MATARAM-Anggota DPD RI daerah pemilihan NTB Hj Robiatul Adawiyah mengajak perempuan masuk panggung politik. Dia menilai perempuan Indonesia sangat laik mengisi jabatan-jabatan publik, termasuk anggota legislatif.

Menurutnya, perempuan Indonesia dapat memanfaatkan dampak positif globalisasi. Meningkatkan perannya demi kemajuan bangsa dan negara. ”Yang perlu didorong adalah kemauan kaum perempuan untuk terjun keranah publik dan yakin dapat bersaing dengan laki-laki,” ujarnya, (13/2).

Untuk mendukung hal itu, Robiatul yang juga Wakil Ketua Umum I Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) mendorong agar perempuan dapat memenuhi 30 persen keterwakilan di parlemen. Berdasarkan hasil Pemilu 2004, keterwakilan perempuan di legislatif baru 11,82 persen. Kemudian sempat naik pada pemilu 2009 menjadi 17,86 persen. ”Sayangnya, hasil Pemilu 2014, jumlah tersebut mengalami sedikit penurunan menjadi 17,32%,” paparnya.

Politisi yang karib disapa Dewi Rasyid itu menegaskan fokus kehidupan politik bisa berubah jika perempuan lebih banyak dalam proses pengambilan keputusan. Syaratnya, kekuatannya bisa dikonsolidasikan. Wanita 40 tahun itu mengatakan berbagai bentuk perundang-undangan bertema perempuan bisa dirancang bersama pemerintah sebagai bentuk perlindungan kepada kaum perempuan. Oleh karena itu, menurutnya, kaum perempuan di Indonesia harus pandai melihat peluang serta memanfaatkannya secara maksimal. Itu semata untuk meningatkan harkat dan martabat kaum perempuan.

Untuk meningkatkan persentase keterpilihan kaum perempuan dalam Pemilu, dia mengatakan perempuan bisa memanfaatkan media massa secara efektif. ”Karena merupakan senjata utama membentuk persepsi publik,” tuturnya.

Dia mengimbau seluruh perempuan di NTB berpartisipasi aktif pada pemilu 17 April 2019 mendatang. Perempuan tegasnya mempunyai hak dan kapabilitas untuk berpartisipasi dalam proses-proses perpolitikan di negara ini. ”Ingat hadist Nabi menyatakan bahwa wanita adalah tiang negara, jika baik wanitanya maka baiklah negaranya dan jika rusak wanitanya maka rusak pula negaranya. Dari hadist ini, maknanya dapat kita pahami bahwa nasib bangsa tidak semata bergantung pada seperti apa pemimpin negaranya, tetapi lebih pada bagaimana keadaan kaum perempuannya,” pungkasnya. (tan/r4/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Sekotong Tengah Pertahankan Status Zona Hijau Covid 19

Desa Sekotong Tengah terus mempertahankan status zona hijau Covid-19. Langkah sukses ini tak lepas dari upaya pemdes bersama masyarakat dengan dibantu TNI-Polri. Kuncinya, mitigasi dilakukan sedari awal kemunculan covid-19.

VIDEO : Polda NTB Bongkar Penyelundupan 2 Kg Sabu di Cakranegara

Penderita rabun ayam bakal sulit melihat jika kekurangan sumber cahaya. Tetapi, kekurangan para penderita penyakit tersebut malah  dimanfaatkan oleh para bandar narkoba. Untuk menyelundupkan sabu.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.

Pelestarian Penyu Terus Jadi Atensi Pemerintah 

Meski berada di situasi pandemi Covid-19, upaya pelestarian penyu, tetap menjadi perhatian pemerintah

KPU NTB Jelaskan Teknis Verifikasi Faktual Calon Perseorangan

KPU NTB memperjelas teknis verifikasi data dukungan calon perseorangan. Anggota KPU NTB Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM Agus Hilman menjelaskan pencoretan dukungan dilakukan bila Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Independen gagal mendatangkan pemilik dukungan sampai di kantor PPS.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Sindikat Curanmor di Lotim Terbongkar, 24 Motor Hasil Curian Disita

Dua orang tersangka  pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tiga penadah berhasil diringkus tim Puma Satreskrim Polres Lotim. Bersama para tersangka, 24 unit sepeda motor hasil curian berhasil disita. “Beberapa di antara pelaku merupakan residivis dengan kasus yang sama,” kata Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio pada konferensi pers yang digelar kamis (30/1).

Pathul Bahri, Pasrah Bila tak Diusung Golkar

HL Pathul Bahri enggan menanggapi hasil survei beberapa lembaga yang menempatkan elektabilitasnya nyaris di bawah satu digit. Salah satunya survei Olat Maras Institute yang menempatkannya di angka 13,9 persen. “Ya itu urusan di sana,” katanya.
Enable Notifications.    Ok No thanks