alexametrics
Sabtu, 24 Oktober 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020

Jalan Raya Mulai Seteril dari APK

MATARAM—Tim gabungan penertiban Mataram bergerak cepat menertibkan alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) setelah memasuki masa tenang.

          Sekretaris tim penertiban Mataram Rudy Suryawan mengatakan tim penertiban bersama satgas Dinas Perkim Mataram sudah mulai menertibkan APK dan BK pada Minggu (14/4) dinihari. ”Mulai dari kawasan Rembiga sampai Sweta sudah disisir,” ujarnya.

          Rudy menambahkan tim penertiban bersama Panwascam memiliki waktu tiga hari selama masa tenang untuk melakukan penertiban APK tersebut. Waktu ini akan dimanfaatkan maksimal agar Mataram bisa steril dari APK sebelum pelaksanaan pemilu 17 April. ”Kita targetkan selesai Selasa (16/4),” cetusnya.

          Tidak hanya mengerahkan tenaga dari tim penertiban dan satgas Dinas Perkim, penertiban APK juga akan dilakukan seluruh ASN Mataram Senin (15/4) sesuai arahan dari wali kota Mataram.

          ”Semua ASN akan ikut membersihkan APK yang ada di sepanjang jalan di wilayah Mataram,” katanya.

          Terpisah, Ketua Bawaslu Mataram Hasan Basri mengatakan selain menertibkan APK dan BK milik peserta pemilu bersama tim penertiban, pihaknya juga sedang melakukan pengawasan di media sosial maupun lapangan. Ini untuk mencegah agar selama masa tenang tidak ada peserta pemilu yang melakukan kampanye.

          Dalam aturan pun sudah jelas, setiap orang yang dengan sengaja melakukan kampanye pemilu di luar jadwal yang ditetapkan KPU bisa dipidana dengan ancaman hukuman satu tahun penjara. ”Kami harap peserta pemilu patuh aturan,” katanya.

          Sementara itu, Ketua Bawaslu Lombok Utara Adi Purmanto mengatakan pihaknya bersama Satpol PP Lombok Utara sudah mulai menertibkan APK dan BK yang dipasang peserta pemilu. Sebelum penertiban dilakukan, Bawaslu sudah bersurat ke peserta pemilu agar menurunkan APK dan BK yang sudah dipasangan saat masa tenang.

          ”Karena tidak ada respon. Kami bersama Satpol PP yang menertibkan,” katanya.

          Adi menambahkan pihaknya juga mengingatkan peserta pemilu agar tidak berkampanye di hari tenang. Pihaknya sudah menemukan ada beberapa peserta pemilu yang berkampanye di hari tenang melalui media sosial. ”Ada di facebook. Ini sudah kita ingatkan agar dihapus dan tidak dilakukan selama hari tenang,” pungkasnya. (puj/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Produksi Meningkat, Perajin Perak Terima Bantuan Hibah Mesin Giling

Ketua Tim  Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD) Adi Sayoga secara simbolis telah menyerahkan bantuan mesin giling perak kepada JEN' s

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks