alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Pilgub NTB 2024, Pengamat Sebut Paket Suhaili-Sukiman Sulit Menang

MATARAM-Mantan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT didorong bertarung lagi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024. Namanya dipasangkan dengan sejumlah politisi besar di NTB.

Antara lain Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy, Bupati Bima Indah Damayanti Putri, hingga Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi.

Sejauh ini dari tiga opsi pasangan itu, nama Suhaili paling populer diperbincangkan berpasangan dengan Sukiman. Oleh publik paket ini dinamai: SUSU

Pemerhati Politik dari Lombok Tengah (Loteng) Mariadi mengatakan, pembicaraan politik Pilgub 2024 saat ini memang tengah ramai di bahas di warga Loteng.

Termasuk siapa saja yang layak tampil di Pilgub 2024. “Sekarang sudah ramai dibicarakan, walaupun sebenarnya masih terlalu dini untuk dibahas,” katanya dihubungi Lombok Post, kemarin (12/6).

Idealnya, pembahasan baru akan terlihat bentuk polarisasi politik setelah Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. “Karena bagaimanapun juga hasil Pileg nanti itu sangat menentukan kalkulasi masing-masing calon,” ulasnya.

Tetapi publik rupanya memiliki selera sendiri untuk membahas peta politik lebih dini. Termasuk dengan mendorong munculnya, sejumlah tokoh politik berpasangan.

“Tapi yah, itulah enaknya politik. Selalu enak untuk dibahas dan sedap untuk diutak-atik,” ujarnya.

Baca Juga :  Shinta Primasari dan Imam Sofian Bersaing Pimpin Demokrat Mataram

Munculnya paket SUSU misalnya, salah satu bentuk aspirasi politik publik.

Belum disurvei, berapa besar respons publik terhadap paket ini. Namun dapat dilihat, bagaimana perbincangan kelas warung kopi dengan mudah menerima diskusi ringan paket Sukiman-Suhaili melawan petahana Dr H Zulkieflimansyah-Hj Sitti Rohmi Djalillah.

“Saya sendiri yakin (di luar Suhaili dan Sukiman) besok kalau sudah saatnya pasti muncul banyak calon selain yang dibahas saat ini,” urainya.

Bagi paket SUSU yang dibahas saat ini tentu dapat keuntungan karena menjadi ‘top of mind’ di publik. Keuntungan ini dapat dikonversi menjadi dukungan politik yang besar.

Tetapi ini kembali kepada konsultan politik di balik paket ini nantinya. Apakah mampu mengelola emosi publik atau tidak.

Mengingat calon lain yang muncul belakangan, nanti pasti berupaya tampil terbaik untuk merebut simpati publik.

“Akan banyak kejutan nanti begitu saatnya dimulai (Pilgub 2024),” ulasnya.

Paket SUSU harus dapat mengelola setiap peristiwa agar selalu menjadi top of mind. Diperbincangkan publik luas dengan ragam kreativitas politiknya.

Baca Juga :  Musda Golkar NTB Digelar 2 Maret

Setidaknya dengan cara itu, tetap membuka peluang memenangi kontestasi. Tetapi saat ini Mariadi melihat semua tokoh masih memiliki kesempatan yang sama untuk menang.

“Semua berpeluang, Indah Damayanti Putri, Mori Hanafi, Sukiman Azmy, Musyafirin, Ali Al Khairi, Selly Andayani, HL Pathul Bahri, semua berpeluang,” ujarnya.

Sementara itu, pemerhati politik Lombok Timur Robyan Bafadal melihat populernya paket SUSU belum menjamin dapat menenangkan Pilgub 2024. Paket ini perlu kerja ekstra keras untuk bisa mengalahkan petahana.

Harus diingat, popularitas tidak linier dengan elektoral. Ada variabel lain yang menjadi kunci kemenangan.

“Sulit. Lotim (pada Pilgub) 2018 dimenangkan oleh Rohmi, bukan?” katanya.

Sekalipun saat Pilgub 2018, Rohmi harus berebut suara dengan Ali BD. Tetapi dengan posisi calon Wakil Gubernur tetap bisa meraih suara besar di Lotim.

“Artinya strategi politik (di balik) Rohmi, sukses,” ulasnya.

Maka ini adalah warning bagi penantang. Harus menyiapkan strategi yang lebih hebat lagi untuk bisa mengalahkan Rohmi yang diperkirakan akan kembali mendampingi Dr Zul di Pilgub 2024. (zad/r2)

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/