alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Inovasi Kelurahan Dasan Cermen Mataram Merawat Warga Terpapar Korona

Kelurahan Dasan Cermen memiliki ruang isolasi mandiri bagi warganya yang dinyatakan positif virus Korona. Inovasi seperti ini adalah yang pertama di Kota Mataram. Bahkan Indonesia.

 

ALI ROJAI, Mataram

 

“TIDAK semua warga rumahnya layak jadi ruang isolasi mandiri. Kami siapkan ruang isolasi mandiri di kantor lurah kalau ada pasien Korona,” kata Lurah Dasan Cermen Heni Suyasih, kemarin.

Sebelumnya, kelurahan dengan luas wilayah 150.047 hektare ini cukup kumuh. Di bawah kepemimpinan Heni, sapaan karibnya. Kelurahan yang berbatasan dengan Kabupaten Lombok Barat mampu menjadi kelurahan yang cukup bersih dan asri. Bahkan baru-baru ini kelurahan dengan jumlah penduduk 1.058 kepala keluarga (KK) menjadi kelurahan terbaik pada lomba kampung sehat tingkat Kota Mataram.

Di tengah pendemi, Heni cukup sibuk. Program Sidik (sosialisasi dan edukasi) Covid-19 terus dilakukan kepada masyarakat. Mencegah penularan Korona menjadi kegiatan yang terus didengungkan hingga saat ini.

Selama ini, ujar dia, pandangan warga terkait Korona adalah aib. Jika ada warga terpapar Korona akan dikucilkan. Padahal kata dia, Korona adalah penyakit menular yang bisa diobati. “Kita terus memberikan edukasi kepada warga terkait pencegahan Korona. Program Sidik Covid-19 terus kita gencarkan,” ungkap perempuan yang tinggal di Monjok, Kota Mataram ini.

Kini, warga  yang terpapar Korona tidak perlu lagi dibawa ke rumah sakit untuk melakukan perawatan. Melainkan bisa dilakukan di kantor lurah. Heni sudah menyiapkan ruang isolasi mandiri khusus bagi warga Kelurahan Dasan Cermen di kantor lurah setempat.

Penyiapan ruang isolasi dilakukan karena rumah warga yang menjadi tempat isolasi belum tentu laik. Baik dari segi kesehatan, kebersihan, dan pengawasan. “Sekali lagi saya tegaskan, tidak semua rumah warga layak menjadi  ruang isolasi mandiri,” ungkap perempuan berjilbab ini.

Heni sudah melakukan uji kelaikan terkait rumah warga yang akan dijadikan ruang isolasi. Satu per satu rumah warga didatangi. Apakah memenuhi kriteria sebagai tempat isolasi mandiri atau tidak. Jika tidak tentu warga akan dibawa ke kantor lurah untuk melakukan isolasi mandiri jika terpapar Korona. “Kalau di sini (kantor lurah) aman. Ada yang mengawasi,” ujarnya.

Saat ini Kelurahan Dasan Cermen masuk zona hijau penyebaran Korona. Tidak ada warga terpapar. Sejak mewabahnya Korona April lalu ada 11 warga Dasan Cermen  terpapar Korona. Namun sekarang semuanya sudah sembuh. “Sekarang kita nol kasus. Sudah masuk zona hijau,” ungkap dia.

Menurutnya, mencegah penularan Korona yang paling utama memberikan edukasi dan sosialisasi terkait bahaya dan penyebaran Korona. Selain memberikan fasilitas untuk pencegahannya. Kini langkah terbaru dilakukan dalam mencegah Korona juga dengan membuat jarak di tempat publik. Seperti masjid sudah dibuatkan jarak untuk warga yang melaksanakan salat. “Jarak di tempat ibadah sudah kita pasang,” ungkap dia.

Heni ingin memberikan pelayanan kepada warganya. Apalagi ditengah mewabahnya Korona dampaknya  bagi warga yang sebagian besar mata pencaharian dari sektor perdagangan dan jasa cukup terasa. Jadi, di tengah pandemi pihaknya melakukan berbagai program. Seperti hortikultura. Warga bisa memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur-sayuran. Sedangkan warga yang memiliki lahan luas bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam atau beternak. “Ternak bebek sudah ada di sini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Heni ingin menjadikan wilayah yang memiliki lima lingkungan ini menjadi tempat edukasi wisata. Seperti belajar hortikultura, beternak, dan program lainnnya yang bisa dimanfaatkan warga jika berkunjung ke Dasan Cermen. (*/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks