alexametrics
Rabu, 8 Desember 2021
Rabu, 8 Desember 2021

Nanang Samodra Kritisi DC Comics Superman Biseksual

MATARAM-Anggota DPR RI H Nanang Samodra angkat bicara terkait polemic DC Comics. Terbaru, DC Comics menggambarkan superman sebagai mahluk biseksual.

”Ini berbahaya,” kata politisi Demokrat itu.

Dia mengingatkan, DC Comics sangat digandrungi anak-anak, remaja, hingga dewasa. Dan superman adalah salah satu karakter yang paling disukai. ”Kalau dia digambarkan sebagai karakter menyimpang, dan itu dianggap biasa dalam ceritanya, secara tak langsung akan mempengaruhi anak-anak kita,” katanya mengingatkan.

Menyikapi keresahan masyarakat, Fraksi Partai Demokrat DPR RI sudah mengambil sikap. Mereka kata Nanang, mendesak perhatian serius Pemerintah RI, melalui Kementerian Perlindungan Anak dan Perempuan (KPA) RI dan Keminfo RI untuk memboikot produk-produk terbitan DC Comics yang mengandung konten LGBT.

”Superhero kok digambarkan menyimpang, ini maksudnya apa,” Nanang melempar tanya.

Tokoh Superman yang digambarkan sebagai seorang pria biseksual jelas bertentangan dengan keluhuran nilai-nilai bangsa. ”Termasuk nilai agama yang kita anut di Indonesia,” tegas mantan sekda NTB itu.

Ditegaskan lagi, jika dibiarkan, komik dan film Superman nantinya akan berbahaya jika dikonsumsi anak-anak, remaja, serta masyarakat luas. ”Sebaiknya pihak DC Comics tidak mengedarkan produk-produknya ke Indonesia,” tegas politisi yang maju dari dapil NTB 2, Pulau Lombok itu.

”Kami amat mengutuk keras jika hal itu dilanjutkan,” sambungnya.

Ditegaskan, praktik-praktik LGBT yang dipertontonkan dalam bentuk serial komik dapat merusak generasi. Terlebih dilakukan perusahaan sebesar DC Comics dengan karakter setenar superman. ”FPD DPR RI berpandangan, sebagai partai plural yang berbasis pada nasionalis dan religius, bahwa biseksual sebagai perbuatan tercela dan tidak baik,” ujarnya.

Kepada DC, dia meminta seri itu tak disebarkan di Indonesia. Diganti dengan seri lainnya yang lebih bermoral dan bisa memberikan pembelajaran. ”Kami juga meminta kepada Pemerintah RI agar dengan tegas memblokir setiap konten atau tayangan kartun, bahan bacaan, buku cerita yang menyimpang,” serunya.

Pemerintah juga didorong lebih selektif dalam menyaring berbagai konten yang masuk ke Indonesia. ”Kepada para orang tua, guru, dan masyarakat, mari kita lindungi anak-anak kita,” pungkasnya. (yuk/r9/*)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks