Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Berkas Sembilan Bakal Calon DPD RI Dapil NTB Belum Memenuhi Syarat

MATARAM-Usai berakhir penambahan waktu untuk verifikasi administrasi (vermin), KPU NTB langsung rapat pleno terkait berkas dukungan minimal Bakal Calon (Balon) Anggota DPD RI Dapil NTB. Hasilnya dinyatakan dari 24 pendaftar sebanyak 9 pendaftar dinyatakan Belum Memenuhi Syarat (BMS) dan 15 pendaftar dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Mereka selanjutnya diberi waktu untuk memperbaiki berkas dukungan minimal sampai tanggal 20 Januari 2022.

Adapun 9 pendaftar yang dinyatakan BMS itu antara lain Ahmad Turmuzi, Hj Nurhaidah, Maskahyangan, Muh Rifki Farabi, Muhaimin Yahya Mutawalli, Mulyadi, Nurdin Ranggabarani, Sa’datul Hayati Putri, dan Tauhid Rifa’i. Salah satu nama populer tetapi belum lolos yakni Muh Rifki Farabi. Ia diketahui putra eks Gubernur NTB dua periode sekaligus Ketua Umum Ormas NWDI TGB HM Zainul Majdi.

Muslim, Liaison Officer (LO) Muh Rifki Farabi, mengungkapkan alasan belum lolosnya Farabi secara administrasi, lebih karena persoalan teknis. “Data kami yang dinyatakan BMS rata-rata tidak lengkap di F1-nya,” ungkapnya.

Dari data yang diekspose KPU NTB, Farabi mengklaim mendapat dukungan yang tersebar di 9 kabupaten/kota dengan total dukungan sebanyak 2467 dukungan. Namun dari hasil vermin KPU NTB jumlah yang dinyatakan MS sebanyak 630 dukungan.

Sedangkan berkas yang dinyatakan BMS 1.277 dukungan dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 560 dukungan. “Ya memang ada yang ganda eksternal dan ganda internal,” ujarnya.

Baca Juga :  Ayo Kawal Rekapitulasi Suara!

Dari beberapa kegandaan itu, dikatakan Muslim masih ada yang dapat dipakai. Melalui proses klarifikasi yang nantinya ruang itu diberikan KPU. “Kami juga telah menyediakan data cadangan untuk segera diinput agar sesuai kuota (dukungan minimal 2 ribu),” ujarnya.

Kesalahan input lainnya juga diungkapkan Muslim karena persoalan teknis dalam hal penginputan kode desa. Sehingga hal itu berakibat dianggap belum memenuhi syarat. “Kami juga telah menyiapkan sekitar 700 data cadangan untuk diinput lagi,” ujarnya.

Selain Farabi, ada juga nama mantan Anggota DPRD NTB Nurdin Ranggabarani yang dinyatakan berkasnya BMS. Darajatun, LO Nurdin Ranggabarani mengatakan penetapan BMS bukan berarti usaha untuk menjadi Calon DPD RI kandas. “Ini kan baru hasil vermin awal,” katanya.

Masih ada tahapan lanjutan untuk melakukan pembenahan dan perbaikan. Sehingga syarat minimal 2 ribu dukungan dapat dipenuhi. “Memang ada ganda internal dan salah input NIK, tapi kami yakin dalam sehari dapat memperbaikinya,” yakinnya.

Ditambahkannya lagi, KPU NTB juga belum menetapkan siapa yang lolos menjadi calon anggota DPD RI. “Belum ada penetapan calon yang lolos atau tidak,” ujarnya.

Baca Juga :  Bawaslu minta KPU Provinsi Buka Akses Data Pencalonan DPD RI

Nurdin Ranggabarani menyerahkan sebanyak 2888 dukungan yang tersebar di 6 daerah. Berdasarkan vermin yang dilakukan KPU NTB, sebanyak 1290 berkas dinyatakan MS, 1515 dukungan berstatus BMS, dan sebanyak 83 dukungan berstatus TMS. “Insya Allah besok (hari ini, Red) klir,” yakinnya.

Rapat Pleno KPU NTB dihadiri oleh Ketua, Anggota, Sekretaris dan jajaran Sekretariat KPU Provinsi NTB, Penghubung Balon Anggota DPD RI, dan Bawaslu Provinsi NTB. Turut hadir secara Daring sepuluh KPU kabupaten/kota se NTB. Rekapitulasi Verifikasi Administrasi Dukungan Minimal Balon Anggota DPD RI pada Dapil Provinsi NTB diperoleh hasil dari 24 Bakal Calon, sebanyak 9 Balon berstatus BMS dan 15 Balon dinyatakan MS.

 

Ketua KPU NTB Suhardi Soud mengatakan, Seluruh Balon dapat memperbaiki Dukungan jika dukungan dinyatakan BMS. Perbaikan berkas dukungan, agar dilengkapi melalui Aplikasi Silon. “Silakan para Bakal Calon memperbaiki dan menambah dukungan sebanyak-banyaknya,” kata Suhardi Soud.

Sementara itu, Bawaslu NTB diwakili Komisioner Syaefuddin dan Hasan Basri meminta kepada seluruh Balon untuk lebih memperhatikan alat bantu Silon. “Menurut Bawaslu Provinsi NTB hanya melalui aplikasi kewenangan penuh menambah dan memperbaiki Dukungan. Oleh karena itu, Seluruh penghubung untuk harus cermat melihat analisa Silon,” kata Syaefuddin. (zad/r2)

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks