alexametrics
Sabtu, 20 Agustus 2022
Sabtu, 20 Agustus 2022

Tiga Daerah Klir, Ketua DPW PAN NTB Belum, Ada Apa?

MATARAM-DPP PAN baru mengklirkan ketua terpilih periode 2021-2025 untuk tiga daerah. Tiga daerah itu antara lain Sumbawa Barat menunjuk Muhammad Nasir. Selanjutnya H Adnan di Lombok Barat (Lobar) dan Rohiman di Lombok Utara.

Sedangkan di tujuh kabupaten/kota, termasuk ketua terpilih untuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NTB masih dalam proses persetujuan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas).

Muhammad Nasir yang terpilih lagi menjadi ketua DPD PAN Sumbawa Barat mengatakan akan segera mengusulkan penerbitan surat keputusan (SK) untuk kepengurusan baru.  “Hari ini (Senin, 15/3/2021) langsung kita usulkan ke DPP,” kata Nasir.

Secara umum, Nasir menggambarkan, proses pemilihan ketua DPD sama dengan proses pemilihan ketua DPW. “Ditunjuk sejumlah formatur,” terangnya.

Baca Juga :  Setiap Bencana Bisa Dimitigasi

Oleh formatur, selanjutnya bermusyawarah menentukan ketua, sekretaris, bendahara, dan menyusun kepengurusan periode berikutnya.

Apakah ada kemungkinan, SK DPD Sumbawa Barat, terbit bersamaan dengan 9 DPD kabupaten/kota dan DPW NTB? “Kalau itu saya tidak tahu, murni kewenangan DPP sepenuhnya,” ujarnya.

Anggota DPRD NTB itu hanya menekankan bila DPD Sumbawa Barat telah memproses usulan kepengurusan sebagaimana yang telah ditentukan DPP. “Selanjutnya kami sami’na wa atho’na (kami mendengar dan kami taat, Red) apapun keputusan DPP,” tegasnya.

DPD Sumbawa Barat telah menggelar musda secara serentak bersama kabupaten/kota lainnya, pada 26 Februari 2021 lalu. “Ada yang sudah disetujui Ketua Umum langsung (termasuk Sumbawa Barat) ada yang masih diminta bermusyawarah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemilu 2024, PAN NTB Usung Putra Daerah Rebut Kursi DPR RI

Sementara, terkait kisruh kepengurusan DPW PAN NTB yang masih belum klir, Nasir enggan mengomentari. Dia hanya menegaskan tidak ada persoalan serius dalam pemilihan ketua DPW PAN NTB dan meyakini dalam waktu dekat akan selesai.

“Tidak ada kisruh, hanya dinamika biasa saja, tunggu saja seperti apa arahan DPP itu yang akan kita patuhi,” pungkasnya. (zad/r2)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/