alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pilwali Mataram, Baihaqi-Diyah Ganefi Siap Adu Narasi

MATARAM-Bakal Calon Wali (Bacawali) Kota Mataram H Baihaqi menyampaikan komitmenya membawa semangat perubahan dalam membangun ibu kota. “Ya saya kira kita semua ingin memberi kontribusi pemikiran dan tindakan bagi pembangunan ibu kota ini,” kata Baihaqi, Senin (15/6).

Mantan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTB itu melihat warga kota sudah sangat mendamba perubahan dan progresifitas pembangunan daerah. Lebih dari sekadar mencari pemimpin yang akan menakhodai Kota Mataram dalam lima tahun ke depan.

Tetapi butuh pemimpin yang mampu memberikan gagasan konkrit dan aplikatif dalam membangun ibu kota. “Dan saya rasa kita harus berani tarung narasi,” imbuhnya, saat berdiskusi dengan Direktur Lombok Post Alfian Yusni.

Bagaimanapun Mataram itu ibu kota. Barometer pembangunan provinsi. Maka pemilu di kota harus lebih berkwalitas dan mendidik dalam mencari pemimpin yang terbaik.

Tingkat pendidikan dan peradaban warga ibu kota telah menempatkan pemilihnya lebih punya standarisasi dan kualifikasi model pemimpin yang lebih berbobot di banding daerah lain. “Dan saya yakin di Kota Mataram pemilih rasionalnya jauh lebih,” terangnya.

Mengsung jargon Baru, Bahaqi ingin mendobrak tatatan pemilihan yang cendrung konservatif menjadi lebih permisif. Pemilihan di ibu kota harus lebih bergizi dengan gagasan-gagasan pembangunan.

Bakal Calon Wakil Wali (Bacawawali) Kota Mataram Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi pun optimis Pilwali Kota Mataram akan lebih berbobot dengan tarung narasi. Tidak hanya sekadar menjual trah, dinasti, hingga jabatan dalam birokrasi.

Ganefi menyampaikan keterbukaan diajak berdiskusi menata ibu kota menjadi lebih baik. “Kita tidak ingin ekslusif, kita ingin terbuka, ayo kita diskusi bagaimana membangun ibu  kota,” tantang, mantan senator NTB itu.

Pemilihan di ibu kota harus jadi contoh, tarung narasi dan gagasan sangat dibutuhkan mencari solusi terbaik membangun ibu kota. “Kita ingin bangun ibu kota dengan ilmu dan gagasan terbaik,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Lombok Post Alfian Yusni mendorong, tidak hanya pasangan Baru (Baihaqi-Ganefi, Red) yang berani tarung narasi dan gagasan. “Ya kita memang berharap pemilihan di ibu kota mengarah ke sana,” katanya.

Begitupun ke pasangan lain harus berani tarung narasi dan gagasan. Sehingga masyarakat bisa memilih secara rasional dan objektif siapa pemimpin yang akan dipilih di Pilwali nanti. “Jangan sampai warga kota diajak beli kucing dalam karung,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks