alexametrics
Kamis, 26 November 2020
Kamis, 26 November 2020

Pulihkan Ekonomi, HARUM Perkenalkan Konsep Mataram untuk Mataram

MATARAM—Pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM) tampil lebih lugas dalam debat publik putaran kedua, Sabtu Malam (14/11).

Pasangan ini  menghadirkan sejumlah solusi berbagai persoalan yang sedang dihadapi Mataram. Misalnya terkait pemanfaatan fiskal daerah yang sangat terbatas di tengah pandemi korona.

TGH Muiburrahman dalam pidato pembuka memperkenalkan konsep Mataram untuk Mataram. Maksudnya kedepan seluruh sumberdaya yang dimiliki pemerintah harus mampu memberi multiplier effect bagi bergeraknya perekonomian dan kesejahteraan warga Mataram.

“Pengadaan barang maupun jasa harus mengutamakan produk dan jasa lokal. Pengusaha dan tenaga kerja lokal harus mendapatkan kesempatan pertama.  Ini penting agar warga Mataram menjadi penerima manfaat terbesar keuangan daerah,” imbuhnya.

Sementara itu dari segi permintaan pemkot akan terus berupaya menjaga daya beli masyarakat. Bentuknya dengan melanjutkan pemberian bantuan untuk warga miskin terdampak korona.   Di sisi lain insentif pajak untuk sejumlah sektor usaha yang terdampak corona akan diperluas.

“Perhatian besar juga akan diberikan kepada UMKM  yang telah teruji dan mampu menopang ekonomi kita dimasa pandemic,” imbuhnya.

Sementara itu untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah sejumlah langkah nyata telah disiapkan. Bentuknya dengan memperkuat fungsi pengawasan. Kemudian digitalisasi penarikan retribusi dan pajak sehingga alur penagihan bisa lebih mudah dan transparan. Selain itu HARUM akan menggali sumber-sumber  PAD yang baru.

“ Misalnya dengan membentuk UPTD untuk pengelolaan RTH, Parkir, Pasar hingga Pedagang Kaki Lima,” sambungnya.

Di sesi penajaman visi misi, Calon Wali Kota  H Mohan Roliskana menjawab sejumlah isu. Diantaranya upaya pemenuhan target 30 persen Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dalam keterbatasan ruang yang dimiliki kota H Mohan mejelaskan sejumlah trobosan. Diantaranya bekerjasama dengan pihak swasta dan individu untuk mengembangkan roof top garden pada hunian dan perkantoran.  Kemudian optimalisasi pemanfaatan RTH yang ada dengan  memperkuat pengelolaan dan penataan RTH

‘’ Kita akan berupaya menambah RTH sesuai dengan perintah Undang-undang,” imbuhnya.

Di akhir acara H Mohan mengajak mengajak seluruh pihak untuk membangun narasi besar untuk kemajuan dan keberlanjutan Kota Mataram. Menurutnya perbedaan pandangan dan pilihan dalam kontestasi pilkada hal yang biasa. Perbedaan bisa menjadi titik temu untuk saling melengkapi demi kokohnya persatuan dan persatuan warga Kota Mataram. (r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

La Nyalla Dorong Promosi MotoGP Harus Digencarkan

”Kalau ada gambaran utuh, entah melalui tayangan video, infografis, dan konten lain mengenai manfaat dan untungnya pembangunan, pasti dukungan masyarakat semakin kuat,” jelas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sebut Kerja Sama Pemprov-PT GTI Kontrak Jahat, Dewan Minta KPK Turun

”Harus KPK masuk. Melakukan penelusuran, penyelidikan kenapa bisa terjadi seperti itu,” kata Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, Rabu (25/11/2020).

Sepi Pembeli, Perajin Gerabah Banyumulek Terpaksa Alih Profesi

”Awal Korona pesanannya membludak sekali. Sekarang satu saja kalau bisa  terjual,” ujar Hj Khairunnisa, pemilik toko Banyu Andika salah satu toko pengepul kerajinan gerabah, Rabu (25/11/2020).

Sekolah di NTB Sambut Kebijakan Pembukaan Sekolah

Ditegaskan, pihaknya tetap berkomitmen menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ”Menyongsong tahun depan ini, kami juga akan betul-betul mempersiapkan segalanya,” kata Wahyuni.

Perekrutan PPPK, Honorer Berharap Masa Pengabdian Jadi Tolok Ukur

”Seharusnya, pengabdian yang sudah kami lakukan selama belasan tahun, harus dijadikan tolok ukur kemampuan kami,” tegas dia.

Sejarah Vaksinasi Massal di Indonesia, Upaya Pencegahan Penyakit

Vaksin bukanlah hal baru buat masyarakat Indonesia. Sudah puluhan tahun Indonesia akrab dengan vaksin. Sejarah vaksin di Indonesia secara resmi dimulai tahun 1956, ketika dilakukannya vaksinasi cacar. Pemberian vaksin ini diakui sebagai salah satu upaya pencegahan yang cukup efektif dalam upaya memerangi satu wabah penyakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks