alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Hasil Muktamar PKB NTB Diprotes, Ari: Ini Perintah DPP..!

MATARAM–Kepengurusan DPW PKB NTB hasil Musyawarah Wilayah pada 8-9 Januari 2020, ditanggapi beragam.

Ada yang menerima, adapula yang kecewa dan melayangkan protes dengan cara keluar dari kepengurusan organisasi sayap. Pangkal persoalannya karena menuding kepengurusan baru tidak mengakomodir kader ideologis.

Ketua DPW PKB NTB, H Lalu Hadrian Irfani menanggapi mundurnya pengurus sebagai bentuk protes. Menurutnya kader yang baik patuh dan taat pada garis perintah partai. “Kader yang baik tentu kader yang sami’na wa atho’na,” katanya, kemarin (17/1).

Menanggapi alasan pengunduran diri, karena anggapan mengabaikan kader ideologis, pria yang akrab disapa Ari itu menampik. Menurutnya semua kader partai memiliki sisi ideologis.

Jumlahnya tidak hanya satu-dua, tapi semua kader. Bahkan menurutnya pengurus saat ini merupakan kader ideologis terbaik. “Tidak benar kalau DPP tidak mengakomodir kader ideologis,” tepisnya.

Sayangnya, kepengurusan tidak mungkin menempatkan semua kader dalam satu tugas dan fungsi. Sehingga harus ada yang duduk sebagai pengurus adapula anggota.

Mundurnya kader yang kecewa dengan keputusan DPP itu diyakini tidak akan mempengaruhi agenda besar DPW PKB NTB, yakni ikut menyukseskan langkah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Presiden di Pilpres 2024.

Protes semacam itu dianggap biasa dan bagian dari dinamika politik. “Tidak benar, mengatakan keluar satu orang kemudian mengganggu ikhtiar Cak Imin jadi Presiden,” cetusnya.

Cara berpikir seperti itu dinilai terlalu kerdil. “Patah tumbuh hilang berganti,” ujarnya.

Masih banyak kader partai yang dinilai memiliki motivasi dan semangat tinggi membesarkan partai. “Di bawah petunjuk DPP,” tegasnya.

Keputusan DPP menurutnya sudah klir. Posisi kader adalah patuh dan taat dalam menjalankan perintah partai dan ikut berjuang militan membesarkan PKB. “Keputusan DPP mutlak dan final,” tandasnya. (zad/r2)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks