alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Terima Rekomendasi Gerindra, Pathul Bahri Salip Lale Prayatni

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Pathul Bahri-H Nursiah kantongi Surat Rekomendasi dari DPP Partai Gerindra. Surat itu bernomor 07-607/Rekom/DPP-Gerindra/2020.

Rekomendasi diterbitkan 13 Juli 2020, kemarin. Ditandatangani langsung Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum H Prabowo Subianto dan Sekretaris Jendral H Ahmad Muzani.

Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra NTB Ali Usman Ahim menegaskan, Surat Rekomendasi itu sudah bisa dipakai daftar di KPU. “(itu) B.1.kwk. untuk daftar di KPU,” katanya, kemarin (17/7).

Hal ini perlu ditegaskan Ali menepis rumor beredar Surat Rekomendasi berbeda dengan Surat Keputusan atau form B.1.KWK yang bisa dipakai daftar di KPU.

Ali menambahkan Surat Rekomendasi itu bukan hanya terbit di Loteng. “(Tetapi) semua di tujuh kabupaten/kota,” ulasnya.

Surat rekomendasi itu ditegaskan sudah klir. Tidak ada ruang untuk perubahan lagi. “Final dan mengikat,” tegasnya.

Fisik Surat Rekomendasi saat ini masih di DPP Partai Gerindra. “Minggu depan ambil SK (Rekomendasi, Red),” terangnya.

Setelah itu, barulah DPD Partai Gerindra NTB membagikan ke tujuh kabupaten/kota. Sekalian untuk menyerahkan surat rekomendasi pada bapaslon yang telah ditunjuk. “Road show-lah,” celetuknya.

Ditambahkan Ali, terbitnya Surat Rekomendasi mengakhiri spekulasi arah dukungan partai Gerindra di NTB. Termasuk di Loteng. “Seperti yang disampaikan Mas BK (H Bambang Kritiono, Red) sikap, pilihan, dan langkah yang sudah diambil dari desk pilkada, maupun DPC-DPC, merupakan bagian yang terintegrasi dengan proses di DPP,” terangnya.

Hasilnya tidak ada perubahan. Semua linier dengan proses yang ditempuh selama ini. “Tidak ada perubahan, Insya Allah,” terangnya.

Terbitnya Surat Rekomendasi diharapkan kembali menyatukan langkah semua kader. Bergerak bersama-sama mengamankan perintah partai memenangkan Bapaslon yang ditunjuk. “Jangan ada lagi keraguan, barisan internal partai harus solid ke mana arah dukungan partai,” pungkasnya.

Sementara itu, Saodah insiator Pemimpin Perempuan Loteng di balik tampilnya Lale Prayatni menyebut tak heran rekomendasi diberikan pada Pathul. “Hal yang wajar ketua DPC mendapat rekom,” katanya.

Tetapi sebagai kader partai Gerindra, Lale masih punya peluang tampil di Loteng. Dengan atau tanpa partai Gerindra. “Tetapi bisa maju melalui partai-partai lain,” ulasnya.

Saodah yang juga kader Gerindra NTB itu optimis Lale masih punya peluang tampil di Pilbup Loteng. Senada dengan itu, Lale Prayatni pun melihat sikap DPP Gerindra belum final. “Kan baru Rekom, belum SK,” katanya.

Selain memburu Gerindra, Lale juga menyebut telah mendapat dukungan partai lain. “Alhamdulillah, kita sudah ada opsi lain,” terangnya.

Hanya saja, istri sekda NTB HL Gita Aryadi itu enggan membebarkan partai mana yang dibidik. “Yang pasti sudah ada kendaraan lain. (Soal partai mana) tunggu ya,” tutupnya seraya tersenyum.

Sementara itu, HL Pathul Bahri dihubungi Lombok Post masih belum menanggapi terbitnya Surat Rekomendasi itu. Berbeda halnya dengan Nursiah yang memilih irit bicara. “Saya harus ingat batas-batas saya (masih berstatus ASN),” kelitnya.

Disinggung rencana pengunduran diri sebagai ASN, mengingat telah mulai terlibat politik praktis Sekda Loteng itu enggan menanggapi spesifik. “Saya mengalir saja,” pungkasnya. (zad/r2)

Penerima Surat Rekomendasi DPP Partai Gerindra

Daerah                        Bapaslon

Kota Mataram              HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda

Lombok Utara               H Djohan Sjamsu-Danny Carter Febrianto

Lombok Tengah            HL Pathul Bahri-H Nursiah

Bima                           Hj Indah Damayanti Putri-H Dahlan M Noer

Dompu                        H Abdul Kadir-Syahrul Parsan

Sumbawa                    H Syarafuddin Jarot-H Mukhlis

KSB                             HW Musyafirin-Fud Syaifudin

 

Sumber : Diolah dari keterangan Ketua Desk Pilkada Partai Gerindra NTB

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks