alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Musda Golkar NTB, Suhaili Kantongi Restu Airlangga

Untuk Kembali Mencalonkan Diri Sebagai Ketua Golkar NTB

PRAYA-Setiap kader Partai Golkar di NTB memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih di musyawarah daerah (musda) DPD I Partai Golkar NTB. “Dipersilakan saja,” seru Ketua DPD I Partai Golkar NTB HM Suhaili FT, Jumat (17/7).

Pernyataan itu disampaikannya, guna menepis isu persaingan antar kader yang seolah-oleh keras, padahal biasa-biasa saja. Bagi Suhaili, tidak ada persaingan, tidak ada yang kuat dan lemah. Yang ada, keinginan setiap kader membesarkan partai. Apalagi Golkar merupakan salah satu partai tertua di Indonesia.

“Saya tekankan lagi, dipilih dan memilih itu menjadi hal biasa dalam organisasi,” ujarnya.

Kata dia, itu sudah diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) setiap organisasi. Sehingga sebagai salah satu kader, pihaknya menyatakan diri siap maju dalam musda DPD I Golkar NTB. Itu atas perintah Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto.

Sebagai kader, pihaknya siap menjalankan perintah dan petunjuk. “Musda kita laksanakan dalam waktu dekat ini. Lokasinya, di Novotel Resort di Pantai Kuta,” terang bupati Loteng dua periode itu.

Dijelaskan, musda digelar di wilayah selatan Gumi Tatas Tuhu Trasna itu karena berdekatan dengan bandara. Kemudian di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika tersebut steril dan aman dari covid-19. Masuk zona hijau.

“Batas waktu musda DPD I Golkar NTB diberikan sampai 31 Juli mendatang,” tambah Wakil Ketua DPD II Golkar Loteng Lalu Rumiawan, terpisah.

Untuk itu, sebelum batas waktu, pengurus dan kader mulai merapatkan barisan guna mensukseskan musda. “Golkar itu dinamis, saat munas saja luar biasa keras persaingannya. Tapi setelah itu, baik-baik saja,” papar Rumiawan. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks