alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Ismul atau Jafri, Mana Lebih Sakti?

MATARAM-Usai Pemilu Raya (Pemira), PKS Kota Mataram tancap gas. Sebagai partai dengan perolehan lima kursi, PKS ogah jadi penonton. Enam kader hasil pemira langsung digeber ke tengah publik. Adu strategi, galang popularitas dan elektabilitas.

Enam figur hasil pemira bukan sosok biasa. Salah satunya, Ismul Hidayat. Dia anggota DPRD Kota Mataram dua periode. Kesuksesan Ismul duduk di DPRD Kota Mataram untuk kali keduanya menandakan basis massanya solid di Dapil Selaparang.

Para pendukungnya berpeluang mendukung Ismul, apabila ia maju di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Mataram.

“Saya natural saja,” kata Ismul, kalem.

Sekalipun begitu, simpatisan Ismul mulai bergerilya. Mencari dukungan untuk maju di Pilwai 2020. Ruang-ruang sosial media mulai digempur dengan stiker-stiker elektronik memajang wajahnya.

Ismul sendiri mengapresiasi keterpilihannya dalam Pemira PKS. Ia akan berupaya sekuat tenaga mengemban amanah itu dengan langkah-langkah terbaik membangun popularitas.

“Tentu ini amanah,” imbuhnya.

Prinsipnya lanjut dia, ia mau PKS menang. Sebagai salah satu kader yang dijaokan ikut Pilwali 2020, komunikasi dengan figur dan partai politik lain terus dijalin. Ia tak segan melepas posisinya sebagai anggota dewan sekalipun baru kemarin di lantik. Apabila partai nanti menunjuknya sebagai calon wali kota.

“Kami sudah di-warning risikonya, sebagai kader kami siap menerima,” tegasnya tak gentar bertarung.

Selain Ismul, figur hasil pemira yang juga mulai tebar pesona yakni Ahmad Jafri. Spanduk dengan wajah Jafri dan logo PKS, banyak terpasang di titik-titik ibu kota.

“Saya akan berusaha rebut hati rakyat,” kata Ahmad Jafri, pada Lombok Post.

Selain Jafri dan Ismul ada juga nama TGH Achmad Muchlis, Hj Istiningsih, Muhammad Ahyar, dan Hj Vita Arifatul Aliyah.

Tapi bila dibanding yang lain, Jafri jauh lebih agresif. Spanduk bertuliskan berisi wajahnya menyebar di banyak titik.

“Saya pernah jadi anggota DPRD 2004-2019,” terang ketua PKS Kota Mataram ini.

Langkah Jafri tidak mudah. Ia harus ngotot bersaing, bila ingin diusung partai di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Mataram. Tidak hanya harus mengalahkan popularitas calon PKS lain, tetapi Jafri dituntut mampu menggebrak politik kota yang mulai mengkristal ke beberapa figur.

“Ya saya anggap ini bagian dari ikhtiar,” yakinnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks