alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Pilwali Mataram, Petugas dan Pemilih Wajib Pakai APD

MATARAM-Tak hanya logistik surat suara, namun KPU Kota Mataram juga menyiapkan kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi pemilih dan petugas tempat pemungutan suara (TPS).

“Yang belum datang disinfektan, thermal gun, dan baju hazmat,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin pada Lombok Post, kemarin.

Pantauan Koran ini, ratusan ember yang akan dijadikan tempat menampung air untuk cuci tangan para petugas KPU dan pemilih tersimpan di halaman KPU Kota Mataram. Di dalam ember tersebut terdapat handsanitizer, sabun, sarung tangan, dan tempat sabun.

Diutarakan, sejumlah logistik tambahan ini berkaitan dengan perlengkapan protokol kesehatan. Mengingat, Pilkada Kota Mataram digelar dalam kondisi mewabahnya Covid-19.

“Tadinya perlengkapan TPS itu hanya berkaitan dengan proses pemungutan dan penghitungan suara. Sekarang kita menambah 13 item yang harus disiapkan TPS ketika hari pemungutan suara,” kata Husni.

Diungkapkan, dalam pemungutan suara ada penambahan perlengkapan tempat cuci tangan, sabun, masker, handsanitizer, dan disinfektan. Tak hanya itu, TPS juga akan menyediakan sarung tangan plastik untuk pemilih dan sarung tangan medis bagi petugas.

“Disinfektan digunakan untuk keperluan sterilisasi TPS sebelum pemungutan suara berlangsung,” ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, TPS juga akan menyediakan alat pengukur suhu tubuh. Sebelum masuk ke TPS, pemilih dicek suhu tubuhnya dan dipastikan tidak bersuhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius. “Untuk mereka yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat celcius kita siapkan bilik khusus,” ucap dia.

Disamping itu, TPS juga akan menyediakan alat tetes tinta. Diutarakan, di Pilkada Kota Mataram pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya tidak lagi diminta mencelupkan jari ke botol tinta. Sebagai gantinya, pemilih akan ditetesi tinta. Metode ini dinilai dapat mencegah penularan Covid-19.

“Setiap TPS juga akan dilengkapi dengan baju hazmat. Baju ini akan digunakan untuk kondisi tertentu,” imbuh dia.

Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Kota Mataram Sopan Sopian Hadi menambahkan, penyediaan APD sudah 80 persen. “Masker juga kita siapkan. Tapi warga juga wajib gunakan masker ke TPS guna mencegah penyebaran Korona,” ungkap dia. (jay/r3)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Vividerm Sunblock Buatan Lombok yang Berhasil Go International

Sunblock atau pelindung kulit yang diproduksi Iwin Insani diklaim ramah lingkungan. Tidak memakai bahan kimia dan tidak merusak terumbu karang.

HARUM Tata Pesisir Mataram, Dorong Potensi Kelautan dan Pariwisata

Potensi besar dalam sektor kelautan di Mataram berbanding lurus dengan tantangan yang dihadapi. Keberadaan nelayan dari muara Meninting di Utara hingga  pesisir Mapak di selatan menyisakan sejumlah  persoalan yang membutuhkan solusi komprehensip. Terutama menyangkut kesejahteraan nelayan dan penataan kawasan.

Kasus Dana Desa Sesait, Jaksa Temukan Indikasi Kerugian Lain

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram menemukan indikasi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi penggunaan dana desa Sesait, Kabupaten Lombok Utara (KLU). ”Kita ada temukan indikasi kerugian negara selain dari hasil temuan Inspektorat (KLU),” kata Kajari Mataram Yusuf, kemarin (22/11).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Otak Pabrik Sabu Lotim Buronan Interpol, Kabur dari Brunei-Malaysia

Terbongkarnya pabrik sabu sekala rumahan di Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) menyeret nama MY alias Jenderal Yusuf. Nyatanya Yusuf bukan penjahat “kaleng-kaleng”. Dia kini mendekam di Lapas Mataram pernah berurusan dengan Interpol.
Enable Notifications    OK No thanks