alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Pilbup Sumbawa, Isyarat Demokrat Tinggalkan Nurdin

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Nurdin Ranggabarani-Syukri Rachmat tidak hanya gagal memenuhi target atau tugas dari PPP. Tetapi dianggap belum mampu melaksanakan surat tugas dari Partai Demokrat.

Padahal tugas yang tertuang dalam Surat Tugas itu syarat utama diusung sebagai Bapaslon. “Tidak bisa memenuhi dan melaksanakan tugas sesuai amanat Surat Tugas Partai Demokrat, tertanggal 2 Juli 2020,” kata Ketua DPD Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri, Minggu(19/7).

Hal ini membuat progres peta dukungan Demokrat mundur. Kembali ke awal lagi tanpa condong ke salah satu figur. “Demokrat dalam posisi kembali ke gigi nol,” imbuhnya.

Partai berlambang bintang mercy itu memilih kembali membuka diri. Memberi kesempatan ke putra-putri Sumbawa tampil menggunakan bendera partai Demokrat.

Apakah Demokrat akan membuka pendaftaran lagi? “Bisa iya, bisa tidak. Yang pasti akan kita komunikasikan dengan Bappilu DPP Demokrat sebagai pemilik otoritas. Sehingga semua berproses sesuai PO atau Juklak dan Juknis yang ada,” tegasnya.

Selain Nurdin-Syukri, ada fugur lain yang mendaftar lewat Demokrat. Ada yang sudah berpasangan adapula masih mencari pasangan.

Kini kesempatan itu sangat terbuka untuk mereka. “Jarot-Mukhlis, Dr A Rahman Alamudi, dan beberapa nama lainnya,” ungkapnya.

Para figur akan dikaji keseriusannya memburu dukungan Demokrat. Serta survei popularitas elektabilitasnya pun akan dilihat mana yang lebih berpeluang menang.

Sementara itu, dihubungi Nurdin belum memberi tanggapan terkait sikap Demokrat. Belum terang sikap mantan Anggota DPRD NTB itu apakah masih akan berupaya ke panggung Pilbup Sumbawa atau tidak.

 

Sebelumnya PPP yang merupakan afiliasi politik Nurdin pun sudah ada tanda-tanda balik kanan. Nurdin dinilai gagal melaksanakan tugas dari DPP PPP atau DPW PPP NTB.

Padahal secara prestasi politik dan hasil survei dinilai cukup berpeluang di Sumbawa. “Dia kader yang baik, bagus, tetapi kita juga harus lihat (secara realistis) koalisi kita kurang,” kata Sekretaris DPW PPP NTB Muhammad Akri.

Tugas utamanya yakni membangun koalisi partai di tingkat daerah. Sampai batas waktu yang diberikan DPW 14 Juli minggu kemarin, Nurdin tidak memberikan progres politik yang diharapkan. “Kita minta ada komitmen di tingkat DPC, tetapi belum ada hasil,” ungkapnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Astra Motor Gelar Kompetisi untuk Siswa SMA Sederajat

“Pelaksanaan AHMBS tahun ini sudah memasuki penyelenggaraan ke-18 dengan mengusung tema "Satu Hati Menuju Indonesia Maju” ujar Kepala Wilayah Astra Motor NTB Budi Yanto.

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks