alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Johan Ajak Masyarakat Kenali Surat Suara

SUMBAWA-Komisi III DPRD NTB H Johan Rosihan mengajak masyarakat mengenali lima surat suara pada Pemilu 2019. Caranya, dengan memperhatikan warna masing-masing kertas yang tidak sama. ”Warna kuning untuk DPR RI, merah DPD RI, biru DPRD Provinsi, hijau DPRD kabupaten/kota, dan abu untuk presiden dan wakil presiden,” katanya, kemarin.

Ia menjelaskan, pemilihan warna ini berdasarkan Keputusan KPU RI No 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018 tentang desain surat suara dan desain alat bantu coblos bagi pemilih tunanetra pada Pemilu 2019. ”Cara ini efektif berikan pemahaman langsung kepada calon pemilih,” katanya.

Politisi PKS ini menerangkan secara rinci. Mulai dari perbedaan warna dan desain surat suara pada Pemilu 2019, sebagai bagian dari sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat pemilih.

Khusus untuk warna kuning, kata dia, surat suara pemilu untuk memilih anggota DPR RI. Surat suara ini berbentuk lembaran persegi panjang yang terdiri atas dua bagian. ”Yaitu, bagian luar dan dalam, serta tidak terdapat foto wajah dari calon anggota DPR RI,” imbuhnya.

Disinilah ia harus jeli menjelaskan kepada calon pemilih. Dia juga akan maju sebagai caleg nomor urut satu DPR RI Dapil NTB I. Dengan gamblang, dia meminta masyarakat untuk mencari partai nomor delapan  dengan nomor urut satu. ”Saf kedua paling kanan, lis warna kuning, cari nama saya,” paparnya.

Untuk pemilih yang tunanetra juga diberikan sosialisasi serupa. Hanya saja saat pencoblosan kelak, dirinya memberikan kartu kecil berukuran kartu nama. ”Ini untuk diberikan kepada petugas, minta tolong dicoblos atas nama ini,” tandas Johan. (ewi/r4/*)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks