alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Dapat Bantuan PKH dapat JPS Juga, Dewan Minta Pemprov NTB Benahi Data

MATARAM-Pemprov NTB diingatkan segera memperbaiki lagi data Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang. “Di Desa Ndano Nae, Kecamatan Donggo, Bima itu ada sekitar 100 penerima JPS ternyata penerima PKH juga,” kata Anggota Komisi I DPRD NTB dari Fraksi Golkar NTB H Abdul Hafid, Kemarin (20/4).

Padahal JPS untuk masyarakat ekonomi lemah tetapi tidak terlindungi Program Keluarga Harapan (PKH). “Mereka sudah dapat bantuan dari pemerintah pusat melalui program PKH mengapa mau diberi JPS lagi?” imbuhnya heran.

Bila JPS disalurkan ke para penerima PKH dikhawatirkan memicu persoalan sosial. “Jangan sampai warga cemburu dan menuding pemerintah tidak adil,” ulasnya.

Itu baru di satu desa. Belum lagi potensi yang sama terjadi di daerah dan saat ini masih ditelusuri. “Mumpung JPS belum disalurkan kami minta pemerintah segera perbaiki data,” pintanya.

Bantuan JPS ala Pemprov NTB bernilai Rp 250 ribu. Tentu ini berpotensi memciu ramai suara sumbang bila para penerima PKH menerima bantuan. Dinas Sosial NTB sebagai pelaksana teknis paling bertanggung jawab dalam hal ini. “Kami tahu ini tujuan mulia tetapi cara juga harus baik,” ulasnya.

Juklak-Juknis harus dibuat lebih spesifik. “Ini pekerjaan besar dan menyangkut uang besar,” katanya memperingatkan.

Total penerima JPS NTB mencapai 105 ribu KK. Kota Mataram menerima 2.695 KK, Lombok Barat 8.052 KK, Lombok Tengah 15.997 KK.

Berikutnya Lombok Timur 37.578 KK, Lombok Utara 4.079 KK, Sumbawa 5.681 KK. Sumbawa Barat 2.535 KK, Dompu 7.840 KK, Bima 12.604 KK, Kota Bima 1.939 KK, dan Provinsi NTB 6 ribu KK.

Di dalam satu paket berisi bantuan sembako antara lain beras 10 kg, minyak goreng 1 liter, telur 20 bitir, susu, masker non medis 3 buah, sabun lokal antiseptik, dan minyak kayu putih/minyak cengkeh.

Kritik terkait validasi data disampaikan juga oleh Anggota Komisi III DPRD NTB Fraksi NasDem NTB Multazam. “Kesiapan program seharusnya dibarengi dengan kesiapan data terlebih dahulu,” katanya.

Hanya dengan cara itu anggaran yang dibutuhkan bisa dikalkulasi dengan baik. “Saya perlu mengkritik Dinsos yang sangat lambat dalam validasi data,” imbuhnya.

Pada dasarnya dia tak menolak konsep JPS. “Program ini sangat berarti untuk masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu harusnya data yang digunakan berdasarkan persentase jumlah penduduk. “Jangan pakai kuota di satu desa ada yang dapat 121 atau 100 paket, sebab tidak ada satu desapun yang jumlah penduduknya sama besar,” tegasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks